Bak Harta Karun, Kisah Pulau penuh Uang Receh di Kepulauan Seribu

Bak Harta Karun, Kisah Pulau penuh Uang Receh di Kepulauan Seribu

Pelayanan Teras BRI di Kepulauan Seribu --

Bahkan, saat sore hari Charisma kembali lagi ke kapal untuk melakukan setoran kedua. Masih dengan uang recehan.

"Hari ini total recehan aja sampai Rp 40 juta, semua nominal ada," ungkap Rifqi.

 

Rifqi mengatakan bahwa sebelumnya, nasabah sudah diedukasi terlebih dahulu tentang pemisahan uang. Selain nominal yang dipisah, uang-uang itu harus diikat dengan karet.

"Mereka sudah diedukasi untuk mengikat uang dengan karet, karena kalau pakai streples nanti uangnya rusak," jawabnya.

BACA JUGA:Manfaatkan Pendanaan Usaha dari BRI, Waroeng Tani Tetap Berjaya Hingga Lintas Generasi

Hari itu setoran dari Pulau Tidur mencapai Rp 550 juta. Lelah? Pasti. Tak terbayang bagaimana mereka yang berada di meja layanan setiap hari dan menghitung uang. Cerita yang tak terlupakan juga pasti pernah dialami.

"Pernah kelebihan uang dari nasabah. Kemudian kita konfirmasi lagi, kita tanya mau dimasukin lagi atau dibalikin, biasanya mereka minta dimasukin aja, karena repot bolak-balik," katanya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait