7 Quotes RA Kartini yang Menginspirasi dan Sarat Makna, Relate dengan Perempuan Masa Kini

7 Quotes RA Kartini yang Menginspirasi dan Sarat Makna, Relate dengan Perempuan Masa Kini

Ilustrasi R.A Kartini-Foto: Pinterest.com/@pngtree-

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia berhenti sejenak untuk mengenang seorang perempuan luar biasa dari Jepara bernama Raden Ajeng Kartini.

Lebih dari sekadar sosok historis, Kartini adalah simbol gerakan, pelopor kebangkitan, dan suara perempuan yang dulu nyaris tak terdengar.

Kartini lahir pada 21 April 1879 dari keluarga bangsawan Jawa. Ayahnya seorang bupati, ibunya pun berasal dari kalangan ningrat.

Namun garis darah biru tak menjamin kebebasan. Sebagai perempuan Jawa, Kartini hidup dalam bayang-bayang aturan adat yang kaku, terbatas, dan terkurung harapan.

Namun di balik sekat-sekat itu, Kartini memiliki sesuatu yang tak bisa dikurung: gagasan. Ia rajin menulis surat kepada sahabat-sahabatnya di Eropa, mencurahkan isi hati dan pemikirannya tentang pendidikan, kebebasan, dan masa depan perempuan.

BACA JUGA:40 Link Twibbon Hari Kartini 2025 Gratis, Cocok Buat Ramaikan Medsos!

BACA JUGA:Jangan Lewatkan! Ini Deretan Promo Makanan dan Minuman Spesial Hari Kartini 2025, Diskon Sampai 50%

Surat-surat itu kemudian dihimpun menjadi buku yang masih terus dibaca hingga kini, Habis Gelap Terbitlah Terang.

Kartini bicara tentang dunia yang saat ini sedang kita jalani. Tentang perempuan yang ingin tumbuh bebas, bermimpi tinggi, dan berkontribusi nyata.

Berikut ini 7 kutipan pilihan dari RA Kartini yang masih menyentuh hati dan menggetarkan semangat hingga hari ini.

1. “Habis Gelap Terbitlah Terang”

Bisa dibilang, ini merupakan kutipan paling terkenal dari Kartini. Kutipan ini adalah simbol harapan. Dalam konteks perempuan modern, ini bisa diartikan sebagai semangat pantang menyerah. Setelah melalui berbagai tantangan, akan selalu ada cahaya di ujung jalan.

Tetap semangat dalam menghadapi diskriminasi, tantangan karier, atau tekanan sosial. Karena perubahan besar selalu diawali dari perjuangan.

2. “Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tidak mungkin akan terus-menerus gelap. Akan cerah kembali, akan terang kembali.”

Kartini meyakini bahwa segala kesulitan bersifat sementara. Ia menanamkan optimisme yang kuat bagi siapa pun yang sedang berada di masa sulit.

Makna untuk perempuan masa kini, yaitu jangan menyerah dalam mengejar pendidikan, karier, atau mimpi. Ujian adalah bagian dari proses untuk menjadi lebih kuat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait