Asing Borong Rp 239 Triliun, IHSG Langsung Terbang ke 7.458, Cek Saham Pilihan Biar Cuan!

Asing Borong Rp 239 Triliun, IHSG Langsung Terbang ke 7.458, Cek Saham Pilihan Biar Cuan!

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia - Bianca Khairunnisa - --

Radarpena.co.id - Kabar heboh datang dari lantai bursa! Pasar modal Indonesia baru saja mencetak rekor yang bikin mata terbelalak. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir pekan lalu sukses terbang tinggi dan mendarat manis di zona hijau. Tidak main-main, indeks kebanggaan kita ini melonjak drastis sebesar 2,07% hingga menyentuh level 7.458,50. Apa yang sebenarnya terjadi?

Isu mengenai kembalinya kepercayaan investor ke pasar domestik kini bukan sekadar isapan jempol. Data terbaru mengungkapkan adanya gelombang uang raksasa yang masuk ke pasar reguler. Jika Anda belum sempat melirik portofolio, Anda wajib menyimak dinamika ini karena arus modal besar ini berpotensi mengubah peta kekayaan Anda dalam sekejap. Mari kita bedah apa saja motor penggerak di balik meroketnya IHSG kali ini!

Asing Mengamuk! Net Buy Rp 239,92 Triliun di Saham Big Caps

Fakta yang paling mengejutkan adalah aksi borong investor luar negeri. Bayangkan, investor asing tercatat membukukan net buy atau beli bersih dengan angka fantastis mencapai Rp 239,92 Triliun! Angka jumbo ini tersedot masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps yang menjadi tulang punggung bursa kita.

Beberapa nama "raksasa" yang menjadi incaran utama para pemilik modal asing ini antara lain BBCA, ASII, UNTR, BMRI, dan BBNI. Lonjakan minat ini dipicu oleh meredanya tekanan eksternal dan stabilnya harga komoditas dunia. Investor tampaknya kembali haus akan saham-saham berbasis energi dan konglomerasi besar yang punya fundamental kuat. Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menyebutkan bahwa kombinasi stabilitas komoditas dan aksi beli asing inilah yang memperkuat laju indeks secara signifikan.

Waspada! Sinyal Teknikal "Bullish Belt Hold" di Area Overbought

Meski IHSG sedang terbang tinggi, Anda tetap harus waspada dan tidak boleh terlena (fomo) buta. Secara teknikal, pergerakan indeks menunjukkan tanda-tanda yang perlu kita cermati dengan teliti. Candle terakhir IHSG membentuk formasi bullish belt hold. Meskipun saat ini posisi indeks masih gagah di atas garis MA5 dan MA20, indikator Stochastic sudah menunjukkan golden cross di area overbought atau jenuh beli.

Apa artinya buat Anda? Priyambada memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi mengalami pelemahan tipis atau konsolidasi setelah reli panjang ini. "Kami memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran support 7.362 dan resistance 7.527 dengan kecenderungan melemah," tuturnya pada Senin (13/04/2026). Jadi, pastikan Anda memiliki strategi entry dan exit yang jelas sebelum melakukan transaksi besar hari ini.

Top 4 Rekomendasi Saham Potensial: ASII, TOBA, ISAT, dan KLBF

Di tengah potensi koreksi indeks, para analis tetap melihat ada peluang emas pada beberapa saham pilihan. Berikut adalah ulasan mendalam untuk empat saham yang direkomendasikan untuk Anda pantau:

1. Astra International (ASII) - Buy

Saham sejuta umat ini sedang menunjukkan performa menawan. Harga ASII masih bertahan kokoh di atas garis MA5 dan MA20. Yang paling menarik, candle terakhirnya membentuk formasi three white soldier, sebuah pola bullish yang sangat kuat. Indikator MACD juga sudah golden cross dengan histogram hijau yang menebal.

  • Target Harga: 7.100
  • Area Entry: 6.225 - 6.375
  • Stop Loss: 5.950

2. Adaro Minerals (TOBA) - Buy

Saham energi ini juga tak mau kalah. Dengan harga yang masih terjaga di atas MA5 dan MA20, TOBA membentuk candle inverted hammer. Ini menandakan adanya akumulasi beli yang cukup agresif di pasar, didukung oleh sinyal MACD golden cross.

  • Target Harga: 715
  • Area Entry: 610 - 630
  • Stop Loss: 580

3. Indosat (ISAT) - Buy

Dari sektor telekomunikasi, ISAT mencuri perhatian dengan formasi white spinning top yang menandakan potensi pembalikan arah atau reversal pattern. Akumulasi beli terlihat jelas pada histogram hijau MACD yang sudah mengalami golden cross.

  • Target Harga: 2.470
  • Area Entry: 2.130 - 2.190
  • Stop Loss: 2.040

4. Kalbe Farma (KLBF) - Buy

Terakhir, saham farmasi KLBF akhirnya sukses menembus garis MA20. Mirip dengan ISAT, saham ini juga membentuk pola white spinning top. Sinyal MACD golden cross menjadi penguat bahwa tren kenaikan harga masih mungkin berlanjut.

  • Target Harga: 1.110
  • Area Entry: 975 - 995
  • Stop Loss: 930

Strategi Trading: Jangan Sampai Ketinggalan Kereta Cuan

Melihat aliran modal asing yang mencapai ratusan triliun, pasar modal Indonesia jelas sedang menjadi "gadis cantik" di mata dunia. Namun, kunci sukses investasi tetaplah disiplin pada support dan resistance yang sudah ditentukan. Pantau terus pergerakan sektor Industrials dan Financials yang menjadi motor penggerak utama penguatan indeks pekan ini.

Ingat, investasi saham memiliki risiko, jadi pastikan Anda selalu melakukan verifikasi data sebelum menekan tombol beli. Selamat berburu cuan dan semoga portofolio Anda semakin menghijau mengikuti jejak IHSG hari ini! - Bianca Khairunnisa

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: