Detik-detik Atap SMAN 7 Mataram Ambruk Timpa 4 Siswa Saat Jam Istirahat

Detik-detik Atap SMAN 7 Mataram Ambruk Timpa 4 Siswa Saat Jam Istirahat

Detik-detik Atap SMAN 7 Mataram Ambruk Timpa 4 Siswa Saat Jam Istirahat--

radarpena.co.id - Peristiwa nahas menimpa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Atap salah satu ruang kelas di sekolah tersebut mendadak ambruk saat jam istirahat siang berlangsung pada Selasa 19 Mei 2026. Insiden mengejutkan ini seketika memicu kepanikan seluruh penghuni sekolah yang tengah beraktivitas.

Kejadian mengerikan ini bermula ketika sebagian besar guru dan siswa sedang menunaikan ibadah salat Zuhur berjemaah di area musala sekolah. Tiba-tiba, suara dentuman yang sangat keras menggelegar memecah keheningan lingkungan sekolah. Para siswa dan guru langsung berhamburan keluar dari musala untuk mencari sumber suara tersebut.

Nahasnya, empat orang siswa ternyata masih berada di dalam ruang kelas saat atap tersebut runtuh. Material bangunan yang jatuh seketika menimpa tubuh keempat pelajar tersebut. Akibat insiden ini, satu orang siswa menderita luka cukup serius pada bagian kepala. Pihak sekolah dibantu warga sekitar segera melarikan korban terluka menuju rumah sakit terdekat agar tim medis bisa langsung memberikan penanganan darurat.

Wakil Kepala Urusan Hubungan Masyarakat (Humas) SMAN 7 Mataram, Muhalim, memberikan penjelasan terkait kondisi bangunan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa gedung yang roboh itu merupakan struktur bangunan lama. Pihak sekolah memperkirakan usia bangunan tersebut sudah mencapai hampir 20 tahun. Mirisnya, pengelola sekolah selama ini belum pernah melakukan rehabilitasi atau perbaikan secara menyeluruh terhadap ruangan kelas itu.

BACA JUGA:Viral! Istri Bongkar Skandal Perselingkuhan Suami Berkat Bukti Timbangan Pintar

BACA JUGA:Viral Pengunjung Pasar Malam Tanah Grogot Tertipu Hadiah HP Berisi Batu

"Kami pada awalnya mengira suara dentuman keras itu berasal dari aktivitas proyek pembangunan yang berada di sebelah timur area sekolah. Namun, setelah kami mengecek lokasi secara langsung, ternyata atap ruang kelas kamilah yang ambruk," ujar Muhalim saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di lokasi kejadian.

Pasca-kejadian, pihak manajemen sekolah segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Petugas kepolisian dan pihak sekolah bertindak cepat mensterilkan area reruntuhan. Aparat juga telah memasang garis polisi atau police line di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah siswa maupun warga mendekati area berbahaya tersebut.

Peristiwa robohnya fasilitas pendidikan ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat terkait kelayakan infrastruktur sekolah negeri di wilayah NTB. Warga serta wali murid kini mendesak Dinas Pendidikan Provinsi NTB agar segera turun tangan mengevaluasi kelayakan seluruh bangunan sekolah yang sudah tua.

Langkah pencegahan yang cepat sangat masyarakat butuhkan guna memastikan insiden serupa tidak memakan korban jiwa pada masa mendatang, mengingat keamanan ruang belajar harus selalu menjadi prioritas utama.

BACA JUGA:Detik-Detik Wisatawan Wanita Tewas Terjebak di Antara Perkelahian Gajah di Kodagu

BACA JUGA:Nekat! Pemotor Bonceng Tiga Masuk Tol Semarang-Batang dan Lawan Arus di Lajur Cepat

 

 

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh FIN.CO.ID (@fin.co.id)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: