Tragedi Kapal Terbalik di Pelabuhan Selayar, 10 Ekor Sapi Mati Tenggelam
Tragedi Kapal Terbalik di Pelabuhan Selayar, 10 Ekor Sapi Mati Tenggelam--
radarpena.co.id - Tragedi menimpa sebuah kapal pengangkut ternak di wilayah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal kayu yang memuat belasan ekor sapi tersebut terbalik secara dramatis saat bersandar di Pelabuhan Kalaotoa pada hari Minggu 17 Mei 2026 waktu subuh.
Insiden nahas ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi para pemilik ternak. Berdasarkan laporan terkini dari lokasi kejadian, dari total 17 ekor sapi yang berada di dalam lambung kapal, 10 ekor di antaranya mati tenggelam. Sementara itu, tim evakuasi masih mencari lima ekor sapi yang hilang terhanyut arus laut, dan hanya dua ekor sapi yang berhasil selamat dari maut.
Saksi mata di sekitar lokasi kejadian menuturkan bahwa detik-detik sebelum kapal karam berlangsung sangat cepat. Pada awalnya, kru kapal sedang mempersiapkan keberangkatan untuk mengarungi lautan menuju daratan utama Selayar. Namun, secara tiba-tiba bodi kapal oleng ke salah satu sisi dan langsung kehilangan keseimbangan.
Seorang warga setempat yang menyaksikan langsung proses evakuasi menjelaskan penyebab banyaknya sapi yang mati. “Sapi-sapi yang mati itu jumlahnya 10 ekor karena posisinya terikat kuat ke bagian bawah kapal, sehingga mereka tidak bisa lepas dan berenang saat air masuk,” ungkap warga tersebut.
BACA JUGA:Hotman Paris Sindir Nadiem Makarim Terkait Kasus Korupsi Chromebook: Jangan Pelit Bayar Pengacara!
BACA JUGA:Detik-Detik Wisatawan Wanita Tewas Terjebak di Antara Perkelahian Gajah di Kodagu
Dugaan sementara pihak berwenang menunjuk pada masalah overcapacity atau kelebihan muatan sebagai pemicu utama kecelakaan ini. Kapal ditengarai membawa beban muatan barang yang terlalu berat pada bagian dek atas. Kondisi kapal yang sudah tidak stabil tersebut semakin parah akibat pergerakan belasan ekor sapi di dalam palka kapal. Hal ini membuat keseimbangan kapal benar-benar terganggu hingga akhirnya kapal terguling dan karam tepat di samping dermaga pelabuhan.
Hingga berita ini diturunkan, warga dan aparat setempat masih terus berupaya melakukan proses evakuasi sisa barang bawaan dan mengevakuasi bangkai sapi dari perairan sekitar pelabuhan.
BACA JUGA:Salah Paham! Pagi Sore PIK Minta Maaf Usai Tuduh Turis Malaysia Tak Bayar Makan
BACA JUGA:Viral Dua Pria Diduga Pencuri Ditangkap Warga, Dihukum Saling Gigit Kuping
Lihat postingan ini di Instagram
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: