Penumpang Ngamuk! Sekelompok Pria Diturunkan dari Kereta Usai Diduga Lecehkan Perempuan

Penumpang Ngamuk! Sekelompok Pria Diturunkan dari Kereta Usai Diduga Lecehkan Perempuan

Kereta Garut–Purwakarta memanas usai penumpang perempuan diduga jadi korban pelecehan verbal di dekat toilet gerbong. Foto: Instagram @maudyphoenix.--

Radarpena.co.id - Perjalanan kereta rute Garut–Purwakarta mendadak memanas setelah sejumlah penumpang perempuan diduga mengalami pelecehan verbal dari sekelompok pria di dalam gerbong. Insiden itu langsung memicu emosi penumpang lain hingga suasana kereta sempat ricuh.

Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi kereta penuh sesak. Banyak penumpang tidak mendapatkan kursi sehingga terpaksa berdiri, termasuk di area dekat toilet. Situasi yang padat itu kemudian berubah tidak nyaman setelah segerombolan pria diduga melontarkan ucapan tidak senonoh kepada perempuan yang hendak menggunakan toilet.

Menurut keterangan penumpang, kelompok pria tersebut berjumlah sekitar tujuh hingga delapan orang. Beberapa di antaranya membawa tas carrier dan berdiri di sekitar pintu toilet kereta. Mereka kemudian mengeluarkan candaan yang dinilai melecehkan serta membuat penumpang perempuan merasa tidak aman.

Salah satu ucapan yang terdengar di area gerbong berbunyi, “Ada yang ke toilet ga tapi perawan aja, jangan buka pintu kereta kecuali perawan.”

Ucapan itu langsung membuat suasana di sekitar toilet menjadi tidak nyaman. Sejumlah penumpang perempuan memilih berhati-hati ketika hendak menuju toilet.

Situasi semakin memanas ketika seorang penumpang perempuan meminta izin untuk masuk ke toilet. Namun, kelompok pria itu kembali mengeluarkan ucapan tidak pantas. Mereka bahkan diduga meminta pintu toilet tidak ditutup dan menawarkan diri untuk menemani korban di dalam toilet.

Penumpang lain yang mendengar ucapan tersebut langsung merasa geram. Beberapa mahasiswa laki-laki dan perempuan yang berada di gerbong kemudian mengambil langkah cepat dengan melaporkan kejadian itu kepada petugas keamanan kereta.

Aksi cepat penumpang tersebut langsung mendapat respons dari kru dan satpam kereta. Petugas segera mendatangi lokasi tempat kelompok pria itu berkumpul untuk memberikan teguran.

Ketegangan pun tak terhindarkan. Situasi di dalam gerbong sempat memanas setelah sejumlah penumpang lain ikut meluapkan emosi. Beberapa orang terdengar meneriaki para pelaku dan meminta mereka turun dari kereta. Bahkan, suasana sempat ricuh setelah ada penumpang yang menampar mulut salah satu pria dalam rombongan tersebut.

Meski kondisi sempat tegang, petugas keamanan tetap berupaya mengendalikan situasi agar tidak semakin chaos. Satpam dan kru kereta kemudian meminta keterangan dari korban serta sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

Setelah mengumpulkan informasi dari para penumpang, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas. Rombongan pria tersebut kemudian diamankan dan diturunkan di Stasiun Kiaracondong untuk menjalani proses lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: