Viral! Siswa SD di Aceh Tengah Seberangi Sungai Pakai Tali Demi Ikut Ujian

Viral! Siswa SD di Aceh Tengah Seberangi Sungai Pakai Tali Demi Ikut Ujian

Tangkapan video viral siswa SD bertaruh nyawa demi pendidikan--

radarpena.co.id - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan perjuangan memilukan siswa sekolah dasar di Kabupaten Aceh Tengah.

Demi mengikuti ujian, mereka nekat menyeberangi sungai deras hanya dengan berpegangan pada tali gantung.

Peristiwa ini terjadi di SD Negeri 10 Linge, wilayah Reje Payung, setelah jembatan apung yang menjadi akses utama warga putus diterjang banjir pada Senin (20/04/2026).

BACA JUGA:Warning Menaker, Perusahaan Wajib Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Tangis Orang Tua Pecah, Anak Tetap Berangkat Ujian

Dalam video tersebut, terlihat momen mengharukan saat seorang ibu tak kuasa menahan tangis menyaksikan anaknya bergelantung di atas tali melintasi sungai yang arusnya deras.

Meski dihantui rasa takut, sang ibu tetap mengizinkan anaknya pergi ke sekolah demi mengikuti ujian TKA.

Pemandangan ini menjadi simbol nyata betapa besar pengorbanan masyarakat di daerah terpencil demi pendidikan.

Bertaruh Nyawa Demi Pendidikan

Rekaman memperlihatkan sejumlah siswa satu per satu menyeberangi sungai dengan cara yang sangat berbahaya. Mereka bergantung pada tali sambil menahan derasnya arus air di bawahnya.

BACA JUGA:Viral Video Detik-detik Imam Masjid di Depok Wafat Saat Salat Subuh

Kondisi ini menunjukkan bahwa akses pendidikan di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan serius, terutama akibat infrastruktur yang belum memadai.

Infrastruktur Minim, Risiko Tinggi

Putusnya jembatan apung akibat banjir membuat warga tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan tali sebagai satu-satunya jalur penyeberangan.

Situasi ini bukan hanya mengancam keselamatan siswa, tetapi juga masyarakat yang harus beraktivitas setiap hari.

Peristiwa ini kembali menjadi alarm bagi pemerintah dan pihak terkait untuk segera memperbaiki infrastruktur, khususnya di wilayah rawan bencana.

Keselamatan siswa seharusnya menjadi prioritas utama, agar mereka dapat mengenyam pendidikan tanpa harus mempertaruhkan nyawa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: