Heboh Video Sopir Bus Malaysia Pangku dan Biarkan Wanita Pegang Kemudi

Heboh Video Sopir Bus Malaysia Pangku dan Biarkan Wanita Pegang Kemudi

Heboh Video Sopir Bus Malaysia Pangku dan Biarkan Wanita Pegang Kemudi--

radarpena.co.id - Publik dunia maya kembali gempar setelah menonton sebuah rekaman video viral yang menampilkan aksi nekat seorang sopir bus di Malaysia. Pengemudi tersebut tanpa sungkan memangku seorang wanita ketika mengendarai bus berukuran besar di jalan raya. Tindakan tidak bertanggung jawab ini memancing amarah para warganet. Mereka menilai ulah sang sopir mengabaikan standar keselamatan dan secara langsung mengancam nyawa puluhan penumpang yang berada di dalam kabin.

Pengguna media sosial X melalui akun @Msia_Update mengunggah bukti video mengerikan tersebut dan memantik diskusi publik. Melalui tayangan singkat itu, masyarakat bisa melihat secara jelas seorang wanita duduk santai di atas pangkuan sang pengemudi. Lebih parahnya lagi, wanita tersebut ikut mengendalikan setir saat armada bus sedang melaju. Berdasarkan rentetan informasi yang beredar, peristiwa memalukan ini terjadi ketika bus melayani rute perjalanan antarkota dari Terminal Bersepadu Selatan, Kuala Lumpur, menuju kawasan Kulai di Negara Bagian Johor.

Merespons kejadian yang sangat membahayakan nyawa masyarakat ini, Departemen Perhubungan Darat (JPJ) Malaysia langsung mengambil langkah cepat dan terukur. Mengutip laporan surat kabar Straits Times pada Rabu (15/4/2026), Direktur Penegakan Hukum Senior JPJ, Datuk Muhammad Kifli Ma Hassan, memastikan bahwa instansinya sudah memanggil pengemudi nakal tersebut. Petugas menginterogasi sang sopir untuk menggali keterangan resmi sejak pagi hari pada tanggal 1 April lalu.

Datuk Muhammad Kifli menerangkan bahwa tim penyidik sedang menyusun berkas investigasi secara komprehensif dan mendetail. Begitu proses pengusutan mencapai tahap akhir, penyidik akan menyerahkan seluruh dokumen tersebut kepada Direktur Jenderal JPJ. Petinggi otoritas transportasi ini nantinya akan merumuskan sanksi berat sebagai efek jera. JPJ menegaskan bahwa mereka menolak memberikan ampunan maupun toleransi bagi pihak yang melanggar aturan lalu lintas, terlebih kasus yang melibatkan armada angkutan umum massal.

BACA JUGA:Viral Video Mahasiswa UI Diarak Massa, Buntut Skandal Grup Chat

BACA JUGA:Menguak Misteri Jam 31.30: Antara Mitos, Imajinasi, dan Bisikan Dunia Tak Terlihat

Selain membidik pelaku utama, Datuk Muhammad Kifli juga mengundang partisipasi aktif dari masyarakat luas. Ia meminta publik yang mengantongi informasi tambahan mengenai insiden memalukan ini untuk segera melapor ke kantor JPJ terdekat. Laporan serta kesaksian warga sangat membantu aparat penegak hukum dalam mewujudkan kondisi jalan raya yang aman dari aksi pengemudi ugal-ugalan.

Sebagai penutup, pejabat teras JPJ tersebut melontarkan peringatan keras kepada seluruh pengguna jalan. Ia secara khusus menyoroti para pemilik perusahaan otobus dan para pengemudi kendaraan komersial agar selalu mematuhi regulasi lalu lintas yang berlaku ketat. Setiap pengemudi memikul tanggung jawab yang sangat besar, sehingga mereka wajib mencurahkan fokus penuh ketika mengaspal. Ia mengingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun memiliki potensi fatal yang sanggup merenggut nyawa banyak penumpang tidak berdosa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: