Wandari: Naik Gunung Rinjani Bukan sekedar Soal Pemula atau Berpengalaman

Wandari: Naik Gunung Rinjani Bukan sekedar Soal Pemula atau Berpengalaman

Mendaki Gunung Rinjani tak hanya soal berpengalaman atau pemula--

Kedua hal ini harus disiapkan para pendaki, baik berpengalaman maupun pemula.

"Bahaya subjektif adalah bahaya yang berasal daripada ke pelaku atau penggiat itu sendiri. Contoh, kesiapan fisik, pengetahuan, perlengkapan, segala macam. Yang kedua adalah faktor bahaya objektif. Bahaya objektif itu berasal dari faktor eksternal atau alam yang akan kita kunjungi, seperti cuaca, medan yang sulit, binatang buas, dan lainnya," terangnya.

 

Untuk menghadapi bahaya di atas, dibutuhkan kesiapan para pendaki sebelum berangkat. Penting sekali untuk mencari tahu bagaimana medan yang akan dilalui saat pendakian.

"Nah, yang bisa kita mitigasi atau kita minimal secara mandiri adalah bahaya subjektif yang berasal dari diri sendiri. Apa artinya? Kita harus pelajari betul ke mana kita akan pergi, fisiknya harus kita siapkan, peralatan apa yang harus kita siapkan, supaya kita dalam melakukan perjalanan tersebut aman, nyaman, dan selamat. Yang bisa kita minimalisir adalah kita pelajari dulu karakteristik daripada gunung atau medan yang akan kita lalui tersebut," ujarnya.

 

Alisar menegaskan dan mengingatkan kepada para pendaki, bahwa tujuan mendaki itu adalah pulang dengan selamat.

"Kita mendaki gunung, puncak bukan tujuan. Yang jadi tujuan kita adalah kembali ke rumah dengan selamat," tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait