Hampir Tewas di Gunung Rinjani: Kesaksian Mencekam Warga Irlandia

Hampir Tewas di Gunung Rinjani: Kesaksian Mencekam Warga Irlandia

Paul Farrell, warga Irlandia yang bongkar seramnya Gunung Rinjani --

Radarpena.disway.id, Jakarta - Petualangan yang semula dimaksudkan sebagai pendakian menakjubkan ke Gunung Rinjani berakhir nyaris menjadi tragedi bagi seorang warga negara Irlandia bernama Paul Farrel. Ia ditemukan dalam kondisi lemah dan dehidrasi berat setelah tersesat selama dua malam di jalur pendakian gunung setinggi 3.726 meter itu.

 

Peristiwa itu terjadi pada awal Juni 2025. Connor, yang baru pertama kali mengunjungi Indonesia, memutuskan untuk mendaki Rinjani seorang diri tanpa pemandu. Ia mengaku terlalu percaya diri setelah membaca blog-blog petualangan daring dan mengira jalur pendakian cukup jelas dan mudah diikuti.

BACA JUGA:Mau Kulineran di Pekan Raya Jakarta? 10 Tips Aman dan Nyaman Makan di PRJ 2025

Namun, realitas di lapangan berkata lain.

> “Saya salah membaca percabangan jalur saat turun dari puncak. Saya pikir itu jalur cepat ke bawah, tapi ternyata membawa saya masuk ke hutan lebat,” ujar Paul dari ruang perawatan RSUD Mataram, dengan suara serak dan mata masih tampak lelah.

BACA JUGA:10 Tempat Wisata Alam di Wonosobo Paling Indah dan Wajib Dikunjungi 2025: Cocok Buat Healing dan Liburan Kelua

 

Menurut laporan dari tim SAR, Paul sempat hilang kontak sejak malam kedua. Ia tidak membawa perbekalan cukup, dan air minumnya habis sehari sebelumnya. Beruntung ia masih membawa peluit kecil dan senter, yang akhirnya membantu tim penyelamat menemukan lokasinya.

> “Saya mendengar suara helikopter dan mulai meniup peluit sekuat tenaga. Saya pikir itu mungkin kesempatan terakhir saya,” katanya, menahan air mata.

BACA JUGA:7 Tempat Wisata Keluarga Terbaik di Pekalongan 2025: Seru, Edukatif, dan Ramah di Kantong!

 

Tim SAR gabungan dari BPBD, relawan lokal, dan porter menemukan Paul dalam kondisi lemah di bawah jurang kecil dengan luka ringan di kaki akibat terjatuh. Ia segera dievakuasi menggunakan tandu darurat ke pos terdekat, kemudian dibawa ke rumah sakit.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait