Waterfront Marina Labuan Bajo: Ikon Wisata Baru yang Bikin Betah Liburan di Ujung Timur Indonesia
Wisata Labuan Bajo/ilustrasi-ilustrasi-Berbagai Sumber
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, sudah lama dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling memesona di Indonesia.
Terkenal dengan gugusan pulau eksotis, lautan biru kristal, hingga hewan purba Komodo, Labuan Bajo tak pernah kehilangan pesonanya.
Namun, kini kawasan ini makin lengkap dengan kehadiran Waterfront Marina Labuan Bajo, destinasi baru yang langsung jadi primadona bagi wisatawan lokal hingga mancanegara.
Waterfront Marina adalah kawasan revitalisasi di pinggir laut yang terletak strategis di Jalan Soekarno Hatta, Komodo, Manggarai Barat. Lokasinya berada tepat di jantung aktivitas wisata Labuan Bajo, menjadikannya sebagai titik nol kawasan ini.
Yang bikin menarik, Waterfront Marina bukan cuma tempat bersantai menikmati senja, tapi juga dirancang menjadi ruang publik serbaguna dan pusat kegiatan ekonomi kreatif.
Kawasan ini merupakan bagian dari proyek besar pemerintah dalam pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pembangunan kawasan ini dibagi menjadi lima zona dengan fungsi yang saling melengkapi:
-
Zona 1: Promenade Bukit Pramuka (khusus pejalan kaki)
-
Zona 2: Promenade di Kampung Air
-
Zona 3: Plaza dan ruang publik utama
-
Zona 4: Promenade yang menyatu dengan hotel BUMN
-
Zona 5: Jalur pedestrian estetik dengan struktur kantilever
Masing-masing zona dikelola oleh instansi berbeda, mulai dari Pemkab Manggarai Barat, Kementerian Perhubungan, hingga BUMN.
Menurut Shana Fatina, Direktur BPOLBF (Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores), sinergi antar lembaga ini penting untuk menjaga Waterfront tetap aktif dan terawat.
- BACA JUGA:Polda Metro Jaya Kerahkan 13.252 Personil Gabungan Amankan Aksi May Day 2025
- BACA JUGA:Disebut Gubernur Konten saat Rapat di Komisi II DPR, Begini Reaksi Dedi Mulyadi
Pusat Aktivitas dan “Titik Nol” Labuan Bajo
Dalam kunjungannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan bahwa Waterfront Marina adalah titik masuk utama para wisatawan.
“Waterfront akan menjadi tempat pengunjung masuk dan akan banyak kegiatan pariwisata serta ekonomi kreatif di ruang publik tersebut,” ujar Sandiaga.
Artinya, kawasan ini bukan hanya jadi tempat selfie dan menikmati matahari terbenam, tapi juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Panorama Laut yang Memukau, Cocok Buat Healing!
Waterfront Marina terletak tepat di tepi laut, menawarkan pemandangan yang benar-benar memanjakan mata. Dari sini, kamu bisa melihat kapal-kapal pinisi bersandar dengan latar belakang langit senja yang dramatis.
Tak heran kalau banyak wisatawan yang memilih duduk santai di tangga dermaga, menikmati angin laut sambil menyeruput kopi.
Suasananya romantis, cocok untuk keluarga, pasangan, atau solo traveler yang ingin healing dari hiruk-pikuk kota.
Lokasi Favorit untuk Event Nasional hingga Internasional
Bukan cuma indah dan fotogenik, Waterfront Marina juga sering dijadikan lokasi event besar. Beberapa acara penting yang pernah digelar di sini antara lain:
-
Festival Maritim Labuan Bajo (LBMF), 21–23 Oktober 2022
-
Culinary and Cultural Festival, 27–29 Oktober 2022
-
Pertunjukan tari selama 29 jam nonstop oleh DPD Aseti NTT, Mei 2022
Event-event ini menjadikan Waterfront Marina sebagai ruang budaya dan hiburan terbuka yang inklusif dan hidup.
Terbuka untuk Umum
Salah satu keunggulan utama Waterfront Marina adalah konsepnya sebagai ruang publik yang terbuka untuk siapa saja.
Shana Fatina menekankan bahwa setiap komunitas atau individu boleh mengadakan kegiatan di area ini, selama menjaga fasilitas dan kebersihan serta mendapat izin dari pengelola.
Dengan begitu, Waterfront bukan hanya milik pemerintah atau investor, tapi benar-benar milik masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: