Algoritma Media Sosial Penentu Cepatnya Isu Berkembang
ilustrasi:Berbagai media sosial era sekarang--
Media daring berperan memperkuat legitimasi melalui penyajian informasi kebijakan dan perkembangan pembangunan.
Twitter/X menjadi ruang diskusi, kritik, dan kontestasi berbagai sudut pandang.
Sementara itu, TikTok lebih banyak membangun pengalaman visual dan emosional yang membuat isu kebijakan lebih mudah dipahami sekaligus dibagikan kepada publik.
Melalui berbagai temuannya, dia memperkenalkan model teoretis baru bernama Algorithmic Intermedia Agenda-Setting (AIAS).
Model ini memperluas teori intermedia agenda-setting dengan menempatkan algoritma sebagai salah satu mediator penting dalam pembentukan agenda publik di era digital.
Melalui model AIAS, agenda publik dipahami sebagai hasil interaksi antara pemerintah, media massa, publik, kreator konten, dan sistem algoritma yang menentukan distribusi serta visibilitas informasi.
Wanita yang baru mendapatkan gelar Doktor dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran itu juga menyampaikan bahwa teorinya juga menyoroti suatu isu memiliki peluang lebih besar menjadi agenda publik ketika lima unsur bertemu secara bersamaan, yaitu pesan, momentum, format, emosi, dan logika platform.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: