Benarkah Fitur Dark Mode Bikin Tidur Lebih Nyenyak? Simak Faktanya!
Ilustrasi penggunaan dark mode pada gadget-Unsplash/ Thujey Ngetup-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pilihan fitur dark mode, atau mode gelap pada sejumlah alat elektronik kini jadi favorit banyak orang.
Bukan cuma soal tampilan yang lebih keren, tapi juga karena ada deretan manfaat kesehatan yang ditawarkan. Salah satu keuntungan utamanya adalah mengurangi paparan cahaya biru dari layar gadget.
Cahaya biru ini diam-diam bisa bikin kamu sulit tidur karena mengganggu jam biologis tubuh (ritme sirkadian). Akibatnya? Mata melek terus padahal udah dini hari.
Oleh karena itu, banyak yang mengaktifkannya biar mata lebih nyaman saat menatap layar, terutama sebelum tidur.
Tapi, apakah benar dark mode selalu jadi pilihan terbaik? Langsung saja simak informasi selengkapnya berikut ini.
BACA JUGA:Tidur Terlalu Lama Bisa Picu Stroke? Simak 4 Fakta Kebiasaan di Malam Hari yang Mengejutkan
BACA JUGA:5 Sleepcast Terbaik untuk Mengusir Overthinking Malam Ini, Biar Tidurmu Damai dan Nyenyak!
Dengan tampilan gelap, layar jadi lebih kalem dan otak lebih cepat tangkap sinyal: “Oke, saatnya tidur.”
Bahkan para ahli dari American Academy of Ophthalmology (AAO) merekomendasikan untuk pakai mode gelap di malam hari.
Tujuannya? Supaya layar nggak terlalu terang dan hormon melatonin, si pembawa rasa kantuk bisa bekerja dengan lancar.
Dark mode juga membuat aktivitas seperti baca artikel atau scroll medsos di ruangan minim cahaya jadi lebih nyaman. Mata jadi tidak mudah lelah, dan kamu bisa scrolling lebih lama tanpa merasa perih.
BACA JUGA:Susah Tidur di Malam Hari? Ini 7 Penyebab Umum yang Sering Kamu Abaikan
BACA JUGA:7 Manfaat Mengejutkan dari Buah Mengkudu, Imun Kuat Hingga Bikin Tidur Nyenyak!
Tidak Selalu Cocok untuk Semua
Meski banyak manfaatnya, dark mode bukan “obat mujarab” buat semua orang. Faktanya, ada juga yang justru merasa sulit baca teks terang di atas background gelap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: