Petasol: Inovasi BBM dari Sampah Plastik, Solusi Energi dan Lingkungan Sekaligus
Cara BRIN mengolah sampah plastik menjadi solusi BBM setara kebutuhan mesin diesel yang disebut PETASOL--
Dalam satu sesi produksi, sebanyak 50 kg sampah plastik dapat diolah menjadi sekitar 50 liter Petasol.
Skala pilot di Semarang bahkan dikembangkan hingga kapasitas 400 kg sampah per batch.
“Kami berharap ini menjadi model ekonomi sirkular yang berkelanjutan,” ujar Wali Kota Semarang dalam peluncuran proyek uji coba.
Harga Terjangkau, Potensi Ekonomi Besar
Menurut data BRIN, biaya produksi Petasol berkisar Rp6.160 per liter.
Sementara itu, harga jual yang disarankan adalah Rp9.700 per liter.
Artinya, terdapat margin keuntungan hingga Rp3.500-an per liter.
Selain mengurangi ketergantungan pada solar konvensional, Petasol juga membuka peluang usaha baru, terutama di sektor pengelolaan sampah dan industri energi desa.
Di Banjarnegara, proyek ini telah menarik perhatian pelaku UMKM dan koperasi energi untuk replikasi teknologi dalam skala lokal.
BACA JUGA:Cina Ciptakan Drone Nyamuk, Dunia Geger!
Tantangan yang Dihadapi
Meski menjanjikan, adopsi Petasol belum sepenuhnya mulus. Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain:
- Skala produksi masih terbatas pada kapasitas kecil hingga menengah.
- Perlu dukungan regulasi dari pemerintah pusat agar distribusi dan penggunaannya legal secara nasional.
- Sistem pengumpulan sampah plastik harus lebih tertata agar pasokan bahan baku konsisten.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: