Petasol: Obat Herbal Alami untuk Migrain dan Alergi, Tapi Waspadai Efek Sampingnya
Tanaman Butterbur yang bisa diolah menjadi suplemen merk Petasol--
Radarpena.disway.id, Jakarta - Dalam dunia pengobatan alami, nama Petasol mungkin belum terlalu populer di Indonesia.
Namun, di Eropa dan Amerika, suplemen ini mulai banyak digunakan sebagai alternatif pereda migrain, alergi musiman, hingga gangguan pernapasan ringan. Apa sebenarnya Petasol? Bagaimana cara kerjanya? Dan adakah risiko di balik manfaatnya?
Petasol adalah nama dagang dari ekstrak tanaman Butterbur (Petasites hybridus), tanaman berbunga yang tumbuh di daerah beriklim sedang seperti Eropa dan Asia. Ekstrak ini mengandung senyawa aktif bernama petasin dan isopetasin, yang dikenal memiliki efek antiinflamasi dan antispasmodik.
Di dunia pengobatan tradisional, Butterbur telah lama digunakan untuk mengatasi:
- Migrain kronis
- Rinitis alergi (hay fever)
- Asma ringan
- Gangguan pencernaan
BACA JUGA:Waspada terhadap Musuh Dibalik Selimut, 5 Ciri Umum Orang yang Iri Padamu
Bagaimana Petasol Bekerja?
Senyawa petasin bekerja dengan cara menghambat produksi leukotrien, zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan kontraksi otot polos, seperti yang terjadi saat serangan migrain atau reaksi alergi. Dengan kata lain, Petasol membantu:
- Merelaksasi otot di pembuluh darah otak (mengurangi migrain)
- Menghambat reaksi alergi (mengurangi pilek, bersin, dan mata gatal)
- Meringankan sesak napas ringan
BACA JUGA:Cara Efektif dan Mudah Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Medis
Apa Kata Riset?
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Butterbur dapat mengurangi frekuensi migrain hingga 50% bila dikonsumsi secara rutin dalam dosis tertentu. Begitu pula dengan pasien rinitis alergi, yang melaporkan gejala lebih ringan setelah konsumsi ekstrak Butterbur dibanding antihistamin konvensional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: