Mengangkat Sejarah Kelam Indonesia, Keseruan Game 1998: The Toll Keeper Story Terinpirasi Kisah Nyata Dewi Pen
1998: The Toll Keeper Story adalah sebuah game simulasi naratif yang sedang dikembangkan oleh GameChanger Studio, sebuah pengembang game indie dari Tangerang, Indonesia. --Steam
Setiap keputusan kecil, seperti siapa yang boleh lewat atau siapa yang harus ditahan, dapat memiliki konsekuensi besar dan memengaruhi alur cerita.
Pengembang menegaskan bahwa game ini bukan hanya tentang bertahan hidup secara fisik, tetapi juga menguji ketahanan emosional dan psikologis pemain.
Ini adalah gambaran bagaimana orang biasa berjuang menghadapi ketidakpastian keamanan, kelangkaan pasokan, rasa takut, dan kebingungan.
BACA JUGA:10 Game PSP ISO Kecil Terbaik untuk Emulator Android, Nostalgia Ringan di Genggaman
Gameplay yang Naratif
Game ini mengadopsi estetika retro yang terinspirasi dari era 90-an, dengan grafis low-poly, tekstur kabur, dan pencahayaan minim.
Gaya visual ini secara efektif membangun atmosfer mencekam dan menakutkan, yang diperkuat oleh desain suara yang imersif (misalnya suara hujan, deru kendaraan, dan keheningan yang mengancam).
GameChanger Studio dikenal sebelumnya lewat trilogi game "My Lovely" (My Lovely Daughter, My Lovely Wife, dan My Lovely Empress).
Dengan "1998: The Toll Keeper Story", mereka mencoba ranah cerita yang lebih dekat dengan inspirasi dunia nyata.
Game ini direncanakan akan dirilis untuk PC (Steam). Tanggal rilis resminya masih "akan diumumkan" (To Be Announced).
Secara keseluruhan, "1998: The Toll Keeper Story" adalah game yang menjanjikan pengalaman horor psikologis dan naratif yang mendalam, terinspirasi dari salah satu babak kelam sejarah Indonesia, dan berfokus pada perjuangan seorang individu di tengah krisis yang besar.
Untuk kamu yang tertarik memainkan game buatan Indonesia ini, nantikan terus informasi terkait perilisan 1998: The Toll Keeper Story di laman resmi Steam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: