PBSI Resmi Rombak 4 Ganda Putri Indonesia, Ini Alasannya

PBSI Resmi Rombak 4 Ganda Putri Indonesia, Ini Alasannya

Ganda Putri Indonesia -PBSI -

Mereka akan diuji di dua turnamen penting: Hong Kong Open Super 500 dan China Masters Super 750 yang digelar pada bulan September 2025.

Fokus Raih Poin Maksimal di Akhir Tahun

PBSI menargetkan agar keempat pasangan ini bisa mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya di sisa kalender kompetisi 2025. Tujuannya jelas: mengamankan peringkat dan bisa langsung mengikuti turnamen level atas di awal 2026.

"Di sisa tahun ini pastinya saya ingin melihat empat pasangan ini ketika diturunkan bisa meraih poin sebanyak-banyaknya jadi tahun depan sudah bisa langsung ikut turnamen level atas," jelas dia.

Kilas Balik: Prestasi Lanny/Fadia di Thailand Masters

Dari keempat pasangan, duet Lanny Tria Mayasari dan Siti Fadia sempat mencuri perhatian dengan menjadi satu dari hanya tiga gelar juara yang berhasil diraih ganda putri Indonesia sepanjang tahun ini, yakni di Thailand Masters.

Sayangnya, konsistensi mereka sepanjang musim masih menjadi tantangan. PBSI berharap dengan formasi baru ini, setiap pasangan bisa lebih stabil dan memiliki chemistry yang kuat.

Agenda Turnamen:

  •     Hong Kong Open Super 500 – September 2025
  •     China Masters Super 750 – September 2025

PBSI akan mendaftarkan seluruh pasangan tersebut untuk tampil dan bersaing merebut poin penting.

PBSI bergerak cepat melakukan penyegaran di sektor ganda putri. Keputusan menyatukan kembali Apriyani/Fadia disambut harapan besar dari publik dan pelatih. Dengan jadwal padat dan tekanan persaingan yang ketat, langkah ini diharapkan dapat mengembalikan dominasi Indonesia di sektor ganda putri.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait