Nama Ester Nurumi Tiba-Tiba Hilang dari Undian Babak Utama Macau Open 2025
Ester Nurumi--instagram Wardoyo_ester
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Kejutan terjadi jelang perhelatan BWF World Tour Super 300 Macau Open 2025, setelah nama Ester Nurumi Tri Wardoyo, tunggal putri andalan Indonesia, mendadak tidak tercantum dalam daftar undian babak utama turnamen yang digelar di Macao East Asian Games Dome, 29 Juli hingga 3 Agustus 2025.
Berdasarkan data dari laman resmi BWF, Ester semestinya akan berhadapan dengan wakil tuan rumah China, Wu Luo Yu, pada babak pertama.
Namun, posisinya secara mengejutkan digantikan oleh pemain Taiwan, Hung Yi Ting, yang naik dari babak kualifikasi.
BACA JUGA:Mengharukan! Siswi Disabilitas Naik Bus Sekolah Gratis, Pemprov DKI Tambah 25 Armada Ramah Akses
Tanpa Penjelasan Ester Dinyatakan Mundur
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PBSI maupun tim pelatih terkait alasan absennya Ester.
Di situs BWF, hanya tercantum keterangan bahwa Ester telah “withdrawn” alias menarik diri dari turnamen.
Dengan absennya Ester, harapan Indonesia di sektor tunggal putri kini hanya bertumpu pada Komang Ayu Cahya Dewi, yang akan menghadapi wakil China, Han Qian Xi, di babak pembuka.
Di sektor tunggal putra, empat wakil Indonesia masuk undian utama dengan potensi terjadi pertemuan antar pemain Merah Putih di babak 16 besar.
Alwi Farhan, unggulan kelima, akan menghadapi Cheam June Wei (Malaysia). Jika lolos, ia berpeluang bentrok dengan kompatriotnya, Moh. Zaki Ubaidillah, yang lebih dulu harus menyingkirkan Mads Christophersen (Denmark).
BACA JUGA:Kang Seo Ha membuat Korsel Berduka, Apa saja Drama Warisannya?
Chico Aura Dwi Wardoyo, yang kembali tampil setelah absen beberapa turnamen, akan melawan Rithvik Sanjeevi/Satish Kumar (India).
Sementara Yohanes Saut Marcellyno akan memulai perjuangan dari babak kualifikasi melawan Saneeth Dayanand (India).
Turnamen ini juga diwarnai kehadiran sejumlah pemain top dunia seperti Lee Cheuk Yiu (Hong Kong), unggulan pertama, dan Lakshya Sen (India), unggulan kedua.
Kehadiran mereka dipastikan menjadi tantangan berat bagi para pemain Indonesia, khususnya di sektor tunggal putra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: