Pelatih Jepang Akui Penyebab Timnas Indonesia Mudah Dibobol, Moriyashu Puas Lihat Performa Pemain!

Pelatih Jepang Akui Penyebab Timnas Indonesia Mudah Dibobol, Moriyashu Puas Lihat Performa Pemain!

Moriyasu menuturkan, semangat pemain Jepang untuk bangkit usai kalah dari Australia menjadi pemicu utama performa agresif mereka di laga ini. --Now 新聞

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, tak bisa menyembunyikan rasa puasnya usai timnya meraih kemenangan besar atas Timnas Indonesia dengan skor 6-0 dalam laga terakhir Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Pertandingan yang berlangsung di Suita Municipal Football Stadium, Osaka, Selasa (10/6/2025) malam waktu Indonesia, benar-benar dikuasai penuh oleh skuad Samurai Biru.

BACA JUGA:Laga Jepang vs Indonesia, RCTI Dicibir Netizen Gara-gara JKT48

BACA JUGA:Preview Jepang vs Indonesia: Garuda Siap Tampil Berani Hadapi Samurai Biru di Suita City

Sejak awal laga, tekanan demi tekanan yang dipimpin Takefusa Kubo membuat Timnas Indonesia tak berkutik. 

Pertahanan Garuda yang dikomandoi pelatih baru Patrick Kluivert tampak belum mampu menahan gempuran tuan rumah.

Moriyasu menuturkan, semangat pemain Jepang untuk bangkit usai kalah dari Australia menjadi pemicu utama performa agresif mereka di laga ini. 

Ia menyebut kemenangan besar ini adalah bentuk respons timnya untuk menutup putaran ketiga dengan penuh percaya diri.

"Kami tidak ingin kalah dua kali berturut-turut. Para pemain tahu itu, dan mereka bermain dengan semangat luar biasa demi menang di kandang dan menyenangkan para pendukung kami," ujar Moriyasu dalam sesi konferensi pers usai pertandingan kemarin.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga memberikan kredit khusus kepada para pemain muda.

 BACA JUGA:Keisuke Honda Soroti Duel Jepang vs Indonesia: Bukan Penentu, Tapi Harus Menang!

BACA JUGA:Prediksi Jepang vs Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 10 Juni 2025: Asa Terakhir Garuda di Osaka

Empat pemain menjalani debut bersama Timnas Jepang dalam pertandingan ini, yakni Junnosuke Suzuki, Shunsuke Mito, Kodai Sano, dan Ryunosuke Sato. 

Moriyasu menyebut mereka tampil berani dan menunjukkan potensi besar untuk masa depan tim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait