Hasil Liga Inggris: MU Taklukkan Chelsea 1-0, Tottenham Makin Merana di Zona Degradasi

Hasil Liga Inggris: MU Taklukkan Chelsea 1-0, Tottenham Makin Merana di Zona Degradasi

Hasil Liga Inggris: MU Taklukkan Chelsea 1-0, Tottenham Makin Merana di Zona Degradasi--@manchesterunited

radarpena.co.id - Manchester United sukses memetik poin penuh saat melawat ke markas Chelsea, Stamford Bridge, pada lanjutan kompetisi Liga Inggris akhir pekan ini, Minggu 19 April 2026. Skuad asuhan Setan Merah berhasil menaklukkan tuan rumah dengan skor tipis 1-0. Kemenangan krusial ini sekaligus mengembalikan Manchester United ke jalur kemenangan usai mereka menelan hasil pahit kala bertanding melawan Leeds United pada pekan sebelumnya.

Sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan bermula, kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan tempo tinggi. Chelsea dan Manchester United saling melancarkan serangan karena kedua tim sangat membutuhkan tambahan tiga poin demi mengamankan tempat di papan atas klasemen Liga Inggris. Tuan rumah Chelsea berupaya keras mendominasi penguasaan bola dan mengendalikan ritme pertandingan. Namun, barisan pertahanan Manchester United merespons situasi tersebut dengan sangat luar biasa. Para bek Setan Merah tampil sangat disiplin, rapat, dan lugas saat menghalau setiap ancaman yang datang dari barisan penyerang The Blues.

Kebuntuan akhirnya pecah menjelang babak pertama berakhir. Matheus Cunha sukses mencatatkan namanya di papan skor dan menjelma menjadi pahlawan kemenangan bagi tim tamu. Penyerang tajam tersebut berhasil mengoyak jala gawang tuan rumah tepat pada menit ke-43. Gol indah ini membuktikan ketajaman serta insting pembunuh lini depan Manchester United saat mereka memanfaatkan setiap celah kecil di area pertahanan lawan.

Skema gol penentu ini bermula dari kejelian kapten tim, Bruno Fernandes. Gelandang kreatif asal Portugal tersebut menyisir sisi kiri pertahanan Chelsea dengan lincah. Ia kemudian melepaskan umpan tarik silang yang sangat akurat ke jantung pertahanan lawan. Cunha yang melihat ruang tembak kosong langsung berlari kencang membelah kotak penalti. Tanpa ragu, Cunha mengeksekusi umpan matang tersebut melalui sebuah tendangan voli yang sangat keras. Kiper Chelsea, Roberto Sanchez, sebenarnya sudah berusaha menjatuhkan badan demi menutup ruang tembak. Akan tetapi, laju bola meluncur terlalu deras sehingga Sanchez gagal menghentikan tembakan tersebut merobek gawangnya.

BACA JUGA:Link Live Streaming Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit di Stamford Bridge

BACA JUGA:Timnas Iran Tetap Mentas di Piala Dunia 2026, Trump Beri Lampu Hijau!

Memasuki paruh kedua pertandingan, Chelsea yang tertinggal satu gol langsung menaikkan intensitas serangan. Skuad London Biru terus mengurung area pertahanan Manchester United. Para pemain Chelsea berulang kali melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti serta mencoba membongkar pertahanan lewat skema bola mati. Meskipun demikian, para punggawa Manchester United menunjukkan ketangguhan mental serta fisik yang sangat prima. Skuad Setan Merah berhasil meredam seluruh gelombang serangan tuan rumah. Mereka menjaga fokus dengan baik dan sukses mempertahankan keunggulan satu gol hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Kemenangan atas rival langsung ini memberikan dampak masif bagi perjalanan Manchester United musim ini. Setan Merah kini mengoleksi total 58 poin dan duduk sangat nyaman di peringkat ketiga klasemen sementara. Hasil positif ini juga membuat Manchester United sukses memperlebar jarak poin dari kejaran Chelsea yang kini harus puas tertahan di peringkat keenam. Saat ini, kedua raksasa Liga Inggris tersebut memiliki selisih 10 angka.

Keunggulan poin yang cukup mencolok tersebut membuat Manchester United memegang kendali penuh dalam perburuan tiket menuju kompetisi elit benua biru. Liga Inggris musim ini hanya menyisakan lima pertandingan krusial. Situasi menguntungkan ini membuka peluang emas bagi Manchester United untuk menyegel posisi empat besar atau zona Liga Champions hingga akhir musim. Di sisi lain, Chelsea wajib menyapu bersih sisa laga dengan kemenangan apabila mereka masih memendam ambisi menembus empat besar klasemen.

BACA JUGA:Semifinal Liga Champions 2025/2026: Arsenal Jumpa Atletico, PSG Tantang Bayern

BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Bayern dan Arsenal Tembus Semifinal

Petaka Tottenham Hotspur di Menit Akhir

Sementara itu, nasib bertolak belakang justru menimpa Tottenham Hotspur. Badai krisis seakan enggan pergi meninggalkan tim asal London Utara tersebut. Tottenham kembali membuang peluang emas untuk merangkak naik meninggalkan papan bawah klasemen. Mereka harus puas berbagi angka usai bermain imbang 2-2 saat menjamu Brighton & Hove Albion dalam duel sengit yang penuh drama menegangkan.

Tottenham sebenarnya mampu memegang kendali permainan dan nyaris membungkus tiga poin kemenangan di hadapan puluhan ribu pendukung setia mereka. Pasukan berseragam putih ini sempat memimpin pertandingan dengan skor 2-1 berkat gol gemilang dari Pedro Porro dan Xavi Simons. Tuan rumah sukses mempertahankan keunggulan berharga tersebut ketika waktu normal beranjak usai dan pertandingan mulai memasuki masa perpanjangan waktu atau injury time pada babak kedua.

Sayangnya, kelengahan sektor pertahanan Tottenham pada detik-detik akhir pertandingan justru mendatangkan petaka besar. Georginio Rutter muncul sebagai sosok antagonis yang menghancurkan impian tim tuan rumah. Pemain andalan Brighton tersebut berhasil menyarangkan gol penyama kedudukan tepat pada menit kelima masa tambahan waktu. Gol dramatis dari kubu tamu tersebut seketika membungkam sorak sorai pendukung Tottenham yang memadati seisi stadion.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait