4 Ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat dalam Islam, Waspadai Jika Rumahmu Termasuk!

4 Ciri Rumah yang Dijauhi Malaikat dalam Islam, Waspadai Jika Rumahmu Termasuk!

Ilustrasi rumah yang dijauhi malaikat dalam Islam--iStockphoto/LemonTreeImages

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Dalam Islam, kehadiran malaikat di dalam rumah menjadi simbol turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. 

Rumah yang sering dikunjungi malaikat biasanya terasa sejuk, nyaman, dan penuh ketenangan. Namun sebaliknya, ada juga rumah yang justru dijauhi malaikat karena penghuninya tidak menjaga adab dan kebersihan, bahkan melakukan hal-hal yang dilarang dalam syariat. 

Hal ini dikupas dalam buku Buyuut La Tad Khuluha al-Malaikatu karya Abu Hudzaifah Ibrahim bin Muhammad.

Buku ini menyebutkan bahwa malaikat hanya akan memasuki rumah yang bersih lahir dan batin serta dijaga dengan perilaku terpuji.

Lantas, apa saja ciri-ciri rumah yang dijauhi malaikat? Yuk, simak penjelasan lengkapnya agar kita bisa introspeksi dan menjadikan rumah tempat yang disenangi para malaikat.

BACA JUGA:

1. Rumah yang Bau dan Kotor

Malaikat adalah makhluk suci yang menyukai kebersihan dan bau harum. Mereka tidak akan mendatangi tempat yang jorok dan berbau tidak sedap. Rumah yang kotor, penuh sampah, serta tercium aroma busuk menjadi salah satu penghalang datangnya malaikat. 

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Bukhari dan Muslim, "Barangsiapa yang memakan bawang putih, bawang merah, dan makanan tidak sedap lainnya, maka jangan sekali-kali ia mendekati (memasuki) masjid kami, oleh karena sesungguhnya para malaikat terganggu dari apa-apa yang mengganggu manusia." (HR Bukhari dan Muslim) 

Maka, menjaga kebersihan rumah bukan hanya untuk kesehatan, tapi juga menjadi salah satu bentuk ibadah agar rumah selalu disinggahi malaikat.

2. Terdapat Gambar atau Patung Makhluk Hidup

Menempatkan gambar atau patung makhluk bernyawa seperti manusia dan hewan dalam rumah menjadi salah satu penyebab malaikat enggan masuk. 

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Malaikat tidak akan memasuki rumah yang terdapat anjing dan gambar timbul (relief)," (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Hibban)

Hal ini karena gambar tersebut dianggap sebagai peniruan ciptaan Allah, dan dalam beberapa kasus, menjadi objek penyembahan selain Allah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait