Hitung-Hitungan Biaya Ngecas Mobil Listrik di Rumah: Tarif PLN, Simulasi, dan Promo Hemat

Hitung-Hitungan Biaya Ngecas Mobil Listrik di Rumah: Tarif PLN, Simulasi, dan Promo Hemat

Meski perawatannya terbilang mudah dan irit, tetap saja mobil listrik harus diperhatikan agar awet--Freepik

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Mobil listrik semakin diminati di Indonesia, bukan hanya karena ramah lingkungan, tetapi juga lebih hemat biaya operasional.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari calon pengguna adalah, berapa sih biaya ngecas mobil listrik di rumah?

Jawabannya tergantung pada tarif listrik PLN yang berlaku dan kapasitas baterai mobil listrik yang digunakan. Berikut ulasan lengkapnya:

BACA JUGA:Mobil Listrik Terobos Banjir, Bahaya atau Aman? Ini Penjelasannya

BACA JUGA:Pertimbangan Membeli kendaraan, Mobil Listrik vs Mobil Bensin Mana yang Lebih Hemat?

Tarif Listrik Rumah Tangga PLN 2025

Hingga triwulan III tahun 2025, tarif listrik nonsubsidi PLN untuk rumah tangga adalah:

  • R-1 (daya 1.300–2.200 VA): Rp 1.444,70 per kWh
  • R-2 (daya 3.500–5.500 VA): Rp 1.699,53 per kWh
  • R-3 (daya 6.600 VA ke atas): Rp 1.699,53 per kWh

Untuk pengisian mobil listrik, PLN menyarankan minimal daya listrik 7.700 VA agar proses charging lebih optimal dan tidak membuat listrik rumah sering turun (trip).

Cara Hitung Biaya Isi Daya

Rumus sederhananya:

- Biaya Pengisian = Kapasitas Baterai (kWh) x Tarif Listrik per kWh

Contoh Simulasi:

- Wuling Air EV (baterai 26,7 kWh)

  • Isi penuh dari 0–100%: 26,7 kWh x Rp 1.699 = Rp 45.360
  • Isi dari 10%–100%: sekitar Rp 40.800

- Hyundai Ioniq 5 (baterai 72,6 kWh)

  • Isi penuh dari 0–100%: 72,6 kWh x Rp 1.699 = Rp 123.352

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: