Haji 2026 Diprediksi Super Panas! Suhu di Makkah Bisa Tembus 42°C, Ini Dampaknya untuk Jemaah
Suhu di Arab Saudi akan sangat panas pada penyelenggaraan haji 2026--ist
radarpena.co.id - Musim haji 2026 diperkirakan akan berlangsung dalam kondisi cuaca ekstrem. Suhu di Makkah dan Madinah disebut bisa mencapai 42 derajat Celsius, bahkan lebih tinggi di area terbuka saat siang hari.
Kondisi ini bukan sekadar perkiraan biasa. Data dari Saudi National Center for Meteorology menunjukkan bahwa periode Mei hingga Juni memang menjadi fase terpanas di wilayah Arab Saudi.
Di balik kekhusyukan ibadah, cuaca panas ekstrem menjadi tantangan nyata yang perlu diantisipasi oleh jutaan jemaah, termasuk dari Indonesia.
Cuaca Ekstrem Jadi Tantangan Serius
Wilayah Hijaz, tempat pelaksanaan ibadah haji, dikenal sebagai daerah gurun dengan karakter:
- Suhu tinggi
- Kelembapan rendah
- Curah hujan minim
Secara historis, suhu di Makkah pada Mei berkisar 38–39°C dan bisa meningkat hingga 44°C pada Juni.
Bahkan, di area terbuka seperti pelataran masjid atau jalanan, suhu permukaan bisa melampaui 45°C.
BACA JUGA:Petugas Haji Berangkat ke Tanah Suci Mulai 17 April, Kloter Perdana Jemaah Terbang 22 April
Risiko Kesehatan yang Harus Diwaspadai
Paparan panas berlebih dapat memicu gangguan serius seperti Heat Stroke, yaitu kondisi saat tubuh gagal mengatur suhu.
Beberapa gejala awal yang perlu diwaspadai:
- Pusing dan sakit kepala
- Mual dan muntah
- Tubuh lemas
- Kulit kemerahan dan kering
- Detak jantung meningkat
Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berkembang menjadi kelelahan panas hingga mengancam nyawa.
BACA JUGA:Kenali Ciri Manusia 'Iga Jarang', Pemilik Tulang Wangi yang Disukai Makhluk Halus
Tips Aman Ibadah di Tengah Panas Ekstrem
Meski suhu tinggi, ibadah tetap bisa dijalankan dengan aman jika jemaah melakukan persiapan yang tepat.
1. Rutin Minum Air
Jangan tunggu haus. Minum air setiap 15–20 menit untuk mencegah dehidrasi.
2. Gunakan Pakaian Nyaman
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: