Siswa PJJ Ambil Makan Bergizi Gratis di Sekolah, BGN Beri Penjelasan

Siswa PJJ Ambil Makan Bergizi Gratis di Sekolah, BGN Beri Penjelasan

Menu MBG--

radarpena.co.id - Belakangan ini, media sosial diramaikan oleh kabar yang menyebutkan bahwa siswa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring wajib datang ke sekolah hanya untuk mengambil jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, apakah kabar tersebut benar? Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan kesimpangsiuran ini.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, secara tegas membantah isu tersebut. Hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan aturan maupun petunjuk teknis mengenai distribusi makanan bagi siswa yang belajar dari rumah.

BACA JUGA:Iran Ajak Negara Timur Tengah Bentuk Aliansi Militer Tanpa AS dan Israel, Al Quran Sebagai Landasan

"Sampai saat ini, pemerintah belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," ujar Sony di Jakarta (24/3/2026).

Dengan pernyataan ini, maka kabar yang mewajibkan siswa PJJ datang ke sekolah untuk mengambil makanan dipastikan adalah hoaks.

Untuk menghindari kesalahpahaman, berikut adalah poin-poin utama mekanisme MBG saat ini:

Fokus Tatap Muka: Distribusi MBG saat ini hanya menyasar siswa yang mengikuti kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah.

Belum Ada Skema Alternatif: Belum ada aturan resmi mengenai distribusi makanan jika sistem sekolah kembali berubah menjadi daring sepenuhnya.

Standar Kualitas Tetap Terjaga: BGN berkomitmen menjaga kualitas gizi dan ketepatan sasaran distribusi agar mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

BACA JUGA:Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026, Jadi Alternatif Hindari Kemacetan

BGN mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi viral yang tidak memiliki sumber jelas. Masyarakat diharapkan selalu:

Cek Sumber: Pastikan informasi berasal dari kanal komunikasi resmi pemerintah.

Jangan Langsung Sebar: Verifikasi kebenaran berita sebelum membagikannya di grup WhatsApp atau media sosial.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: