Lebih dari 1,1 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara hingga H-5 Idulfitri 1447 H/2026
Lalu lintas tol Jasa Marga jelang Lebaran 2026 meningkat. Lebih dari 1,1 juta kendaraan melintas di lima ruas tol utama.--
Radarpena.co.id - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, pergerakan kendaraan di sejumlah ruas tol milik Jasa Marga mulai menunjukkan peningkatan. Data terbaru dari Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (Regional Nusantara) mencatat volume lalu lintas di lima ruas tol strategis meningkat sejak H-10 hingga H-5 Hari Raya Idulfitri 1447 H atau pada periode 11–16 Maret 2026.
Total kendaraan yang melintas di lima ruas tol tersebut mencapai 1.105.481 kendaraan. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding kondisi normal yang tercatat sebanyak 1.096.471 kendaraan, atau meningkat sekitar 0,82%.
Kenaikan volume kendaraan ini menjadi sinyal awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran. Beberapa ruas tol bahkan mencatat lonjakan lebih signifikan dibandingkan rata-rata trafik normal.
Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa Masih Mendominasi
Ruas tol dengan volume lalu lintas tertinggi berasal dari Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa. Dalam periode pengamatan, total kendaraan yang melintas mencapai 495.624 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 0,76% dibanding kondisi normal yang biasanya mencapai 491.881 kendaraan.
Arus kendaraan yang keluar dari Kota Medan juga menunjukkan peningkatan. Sebanyak 127.317 kendaraan tercatat meninggalkan kota melalui Gerbang Tol Amplas.
Jika dibandingkan kondisi normal sebesar 122.637 kendaraan, jumlah ini meningkat 3,82%. Angka tersebut menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat dari pusat kota menuju wilayah luar menjelang masa libur Lebaran.
Trafik Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi Melonjak Lebih Tinggi
Kenaikan yang lebih terasa terlihat di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi. Selama periode yang sama, total kendaraan yang melintas mencapai 97.506 kendaraan.
Jumlah tersebut meningkat 6,23% dibanding volume normal yang tercatat 91.785 kendaraan.
Aktivitas lalu lintas di sekitar bandara juga mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari data yang ada:
- 31.392 kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Kualanamu dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu
- Jumlah tersebut meningkat 9,84% dibanding kondisi normal sebanyak 28.581 kendaraan
Sementara itu, kendaraan yang menuju bandara melalui gerbang tol yang sama juga meningkat.
- 33.435 kendaraan menuju bandara melalui GT Kualanamu
- Angka ini naik 9,48% dibanding kondisi normal sebanyak 30.541 kendaraan
Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari bandara menjelang libur Lebaran.
Tol Balikpapan–Samarinda Catat Kenaikan Hampir 10%
Pergerakan kendaraan juga meningkat di wilayah Kalimantan Timur. Pada ruas Tol Balikpapan–Samarinda, total kendaraan tercatat 70.783 unit.
Volume tersebut meningkat 9,81% dibanding trafik normal yang biasanya berada di angka 64.457 kendaraan.
Kenaikan ini menunjukkan aktivitas perjalanan antar kota di wilayah tersebut mulai meningkat menjelang periode libur panjang.
Trafik Tol Manado–Bitung Ikut Menguat
Di wilayah Sulawesi Utara, Tol Manado–Bitung juga mengalami peningkatan volume kendaraan.
Total kendaraan yang melintas mencapai 43.510 unit. Jika dibandingkan dengan kondisi normal sebanyak 39.781 kendaraan, trafik ini meningkat sekitar 9,37%.
Angka tersebut menandakan mobilitas masyarakat di kawasan ini mulai bergerak lebih aktif menjelang libur Lebaran.
Tol Solo–Yogyakarta Segmen Kartasura–Prambanan Naik 4,45%
Sementara itu di Pulau Jawa, ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan mencatat volume kendaraan sebanyak 87.184 unit.
Angka ini meningkat 4,45% dibandingkan kondisi normal sebesar 83.469 kendaraan.
Peningkatan ini mengindikasikan mulai meningkatnya pergerakan kendaraan di koridor Solo–Yogyakarta yang menjadi salah satu jalur penting mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Call Center 133 Permudah Layanan Darurat di Jalan Tol
Di tengah meningkatnya trafik kendaraan menjelang mudik, Jasa Marga juga melakukan transformasi layanan melalui Call Center 133.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa kode akses 133 dirancang untuk memudahkan pengguna jalan tol ketika menghadapi kondisi darurat.
Nomor ini memiliki tiga digit yang mudah diingat sehingga pengguna jalan dapat segera menghubungi layanan bantuan.
Selain itu, layanan ini memungkinkan pengguna jalan untuk:
- Mengakses informasi lalu lintas
- Melaporkan kejadian darurat
- Meminta bantuan petugas di lapangan
Dengan sistem yang lebih sederhana, respons layanan diharapkan menjadi lebih cepat dan efektif.
Pengguna Jalan Diminta Siapkan Perjalanan dengan Baik
Menghadapi potensi peningkatan arus kendaraan menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 2026, Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan secara matang.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memasuki jalan tol antara lain:
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima
- Menjaga kondisi fisik pengemudi tetap fit
- Memastikan ketersediaan bahan bakar
- Mengecek saldo uang elektronik sebelum perjalanan
- Mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memantau informasi lalu lintas secara real-time melalui Call Center 133, akun Instagram @official.jmnusantara, serta aplikasi Travoy yang tersedia di perangkat iOS dan Android.
Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik diharapkan berlangsung lebih aman, nyaman, dan lancar meskipun volume kendaraan terus meningkat menjelang Lebaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: