Setia Untung Arimuladi Ungkap Peran Keluarga dalam Membentuk Integritas Jaksa

Setia Untung Arimuladi Ungkap Peran Keluarga dalam Membentuk Integritas Jaksa

Mantan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi--Wikipedia

Artinya, pengawasan terhadap integritas jaksa tidak hanya bergantung pada institusi seperti Kejaksaan Agung Republik Indonesia, tetapi juga dimulai dari proses pembentukan karakter di rumah.

Refleksi dari 38 Tahun Pengalaman

Gagasan yang disampaikan dalam buku ini juga dipengaruhi oleh pengalaman panjang Setia Untung selama 38 tahun berkarier sebagai jaksa.

Pengalaman tersebut menjadi bahan refleksi mengenai pentingnya hubungan antara nilai keluarga dan budaya integritas dalam korps Adhyaksa.

Ia juga menyoroti nilai-nilai dasar yang dijunjung tinggi dalam korps kejaksaan, seperti Tri Krama Adhyaksa serta prinsip Satya Adhi Wicaksana, yang menekankan kejujuran, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam penegakan hukum.

BACA JUGA:Keras! Verstappen Kritik Regulasi F1 2026, Sebut Balapan Seperti Mario Kart

Menurut Setia Untung, nilai-nilai tersebut tidak hanya dijaga dalam lingkungan institusi, tetapi juga harus diperkuat melalui pendidikan karakter di dalam keluarga.

Pendekatan Baru dalam Pembahasan Integritas Aparat

Melalui buku ini, Setia Untung mencoba memperkaya perspektif dalam pembahasan integritas aparat penegak hukum di Indonesia. Jika selama ini pendekatan lebih banyak menekankan aspek struktural dan institusional, ia menilai pendekatan berbasis keluarga dapat menjadi langkah preventif yang lebih berkelanjutan.

Dengan menanamkan nilai integritas sejak dini di lingkungan keluarga, diharapkan aparat penegak hukum di masa depan dapat menjalankan tugasnya dengan lebih profesional, jujur, dan bertanggung jawab.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: