Strategi Anti-Macet Arus Balik 2026: Tol Japek II Selatan Siap Dibuka Fungsional!
Ilustrasi jalan tol -Tangkapan Layar-
radarpena.co.id - Menghadapi ledakan kendaraan pada musim mudik dan balik Lebaran 2026, Pemerintah bersama Jasa Marga resmi menyiapkan "senjata rahasia" untuk mengurai kemacetan.
Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan akan dibuka secara fungsional khusus untuk melayani pemudik yang kembali ke arah Jakarta.
Langkah ini diambil sebagai solusi jitu menghindari penumpukan kendaraan yang kerap terjadi di titik-titik krusial jalur Trans Jawa.
BACA JUGA:Kesempatan Emas! Polri Buka Pendaftaran Calon Polwan 2026: Kuota 1.000 Personel
Misi Utama: Pecah Telur Kemacetan di KM 66
Mengapa tol ini harus dibuka? Alasan utamanya adalah Titik Pertemuan KM 66.
Titik ini merupakan "leher botol" di mana arus kendaraan dari arah Bandung (Tol Cipularang) bertemu dengan arus dari Jawa Tengah (Tol Trans Jawa). Dengan difungsionalkannya Japek II Selatan:
Arus dari Bandung akan dialihkan sebagian ke jalur ini.
Akses Langsung: Sangat menguntungkan bagi pengendara yang menuju Cimanggis, Bogor, dan Bekasi.
Target Operasional: Persiapan jalur fungsional dimulai setelah 15 Maret 2026.
"Tol Japek II Selatan ini dipersiapkan khusus untuk arus balik, terutama kendaraan dari arah Bandung yang menuju Jakarta," ujar Rivan A. Purwantono, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
BACA JUGA:Active Aero 2026 Di F1 Dinilai Berbahaya, Carlos Sainz Kritik Lap Pembuka
Kawalan Ketat Polda Jabar & Operasi Ketupat 2026
Keamanan dan kelancaran jalur ini tidak main-main. Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Raydian Kokrosono, memastikan bahwa pengecekan fisik jalur telah dilakukan bersama Korlantas Polri.
Pembukaan jalur ini akan menjadi bagian vital dari Operasi Ketupat 2026, dengan skema yang fleksibel mengikuti kondisi lapangan (traffic counting).
Tak hanya Japek II Selatan, ada kabar baik bagi warga Sukabumi dan sekitarnya. Tol Bocimi Seksi 3 (Parungkuda – Karangtengah) sepanjang 6 km juga berpotensi dibuka secara fungsional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: