Iran Bersumpah Tak Akan Menyerah pada Israel dan AS
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat di tengah konflik Timur Tengah--
Langkah ini dinilai sebagai upaya Iran untuk mencegah konflik regional berkembang menjadi perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Konflik yang sedang berlangsung bermula dari operasi militer besar yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut menjadi titik balik besar dalam situasi geopolitik kawasan karena menewaskan pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Ali Khamenei.
Kematian Khamenei memicu gelombang reaksi keras dari Teheran dan meningkatkan risiko perang regional yang lebih luas.
Banyak analis menilai peristiwa tersebut sebagai salah satu momen paling berbahaya dalam politik Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.
BACA JUGA:Apa Efek Perang Iran terhadap Harga Minyak dan Gas
Serangan Balasan Iran
Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran melancarkan operasi balasan menggunakan rudal dan drone.
Serangan ini menargetkan berbagai kepentingan militer dan strategis yang berkaitan dengan Israel dan Amerika Serikat di sejumlah wilayah regional, terutama di kawasan Teluk.
Serangan balasan tersebut memperlihatkan kemampuan militer Iran dalam melakukan operasi jarak jauh serta menunjukkan kesiapan negara tersebut menghadapi konflik berskala besar.
Situasi ini memicu kekhawatiran global bahwa konflik dapat berkembang menjadi perang regional yang melibatkan banyak negara.
Sejak tewasnya pemimpin tertinggi Iran, negara tersebut dipimpin oleh sebuah dewan kepemimpinan sementara.
Presiden Masoud Pezeshkian menjadi salah satu dari tiga tokoh utama yang memegang kendali pemerintahan selama masa transisi tersebut.
Dewan ini bertanggung jawab mengelola stabilitas politik domestik sekaligus menghadapi tekanan militer dari luar negeri.
Keputusan-keputusan strategis, termasuk operasi militer dan kebijakan diplomatik, kini diambil secara kolektif oleh kepemimpinan sementara tersebut.
BACA JUGA:Perang Iran vs AS-Israel Membara, Teheran Tegaskan: Perang Berhenti Hanya Jika Agresi Selesai!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: