Teheran Membara! Ledakan Guncang Ibu Kota Iran, Israel Luncurkan Serangan Lanjutan

Teheran Membara! Ledakan Guncang Ibu Kota Iran, Israel Luncurkan Serangan Lanjutan

Gedung stasiun televisi nasional Iran (IRIB) di Teheran jadi target serangan udara AS dan Israel.-Foto:iranintl-

radarpena.co.id - Situasi di Timur Tengah berada di ambang perang total. Gelombang ledakan hebat kembali mengguncang ibu kota Iran, Teheran, pada Selasa (3/3/2026) dini hari waktu setempat.

Serangan udara ini terjadi hanya beberapa saat setelah militer Israel mengonfirmasi dimulainya operasi militer skala besar ke jantung wilayah Iran.

Dunia kini menahan napas menyaksikan eskalasi tercepat dalam sejarah konflik kedua negara ini.

BACA JUGA:Link Live Streaming Persija vs Borneo di BRI Super League

Detik-Detik Ledakan di Teheran dan Isfahan

Laporan dari koresponden lapangan menyebutkan suara dentuman keras mulai terdengar sejak dini hari. Langit Teheran diwarnai kilatan cahaya yang diduga berasal dari aktivitas pertahanan udara Iran yang mencoba menghalau jet tempur lawan.

Tak hanya di ibu kota, serangan dilaporkan meluas hingga ke Kota Isfahan, wilayah strategis di Iran bagian tengah. Hingga saat ini, otoritas Iran masih menutup rapat informasi mengenai titik persis kerusakan maupun jumlah korban jiwa akibat serangan mendadak ini.

Mengenal "Operation Lion’s Roar": Misi Preemptif Israel

Serangan ini merupakan kelanjutan dari operasi militer Israel yang diberi sandi "Operation Lion’s Roar". Diluncurkan sejak Sabtu (28/2), Israel mengklaim tindakan ini sebagai langkah preemptif atau pencegahan untuk melumpuhkan kemampuan militer Iran.

BACA JUGA:Wali Kota Bekasi Hentikan Penggalian Kabel Optik di Kali Abang Tengah, Proyek Tanpa Kejelasan Izin!

Akibat operasi ini, pemerintah Israel telah menetapkan Status Darurat Nasional kategori "Khusus dan Segera" di seluruh wilayahnya guna mengantisipasi serangan balasan yang mungkin jauh lebih mematikan.

Ironi di Tengah Meja Perundingan Nuklir

Yang mengejutkan, agresi militer ini pecah justru saat jalur diplomasi sedang diupayakan. Perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi oleh Oman baru saja menyelesaikan putaran terakhirnya di Jenewa, Kamis lalu.

Banyak analis menilai serangan ini menjadi "paku peti mati" bagi upaya damai internasional, mengingat kompleksitas diplomasi yang kini hancur oleh konfrontasi fisik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: