Geger! Guru di Jember Diduga Telanjangi 22 Siswa Gara-Gara Uang Hilang, Kini Ditarik dari Sekolah

Geger! Guru di Jember Diduga Telanjangi 22 Siswa Gara-Gara Uang Hilang, Kini Ditarik dari Sekolah

Tangkapan layar guru yang menelanjangi muridnya tengah diperiksa--ist

radarpena.co.id - Dunia pendidikan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak gempar. Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak terpuji oleh seorang oknum guru terhadap puluhan siswanya viral di media sosial.

Oknum guru berinisial FT, yang berstatus PPPK di SDN 02 Jelbuk, diduga nekat menelanjangi 22 siswanya hanya karena dipicu masalah kehilangan uang.

Kasus yang mencoreng citra dunia pendidikan ini langsung memantik reaksi keras dari wali murid dan menjadi sorotan tajam publik.

BACA JUGA:Pramono Terapkan Korve Rutin Selasa-Jumat di Jakarta, Tindak Lanjuti SE Mendagri

Kronologi Kejadian: Berawal dari Hilangnya Uang Rp75 Ribu

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember, Arief Tjahjono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memanggil FT untuk melakukan klarifikasi.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, tindakan tersebut dilakukan FT karena merasa frustrasi akibat kehilangan uang secara berulang kali di lingkungan sekolah.

  • Senin (2/2): Guru FT mengaku kehilangan uang sebesar Rp200.000.
  • Jumat (6/2): Kejadian serupa terulang kembali dengan nominal kehilangan sebesar Rp75.000.

"Menurut pengakuan yang bersangkutan, ia kehilangan uang berkali-kali. Puncaknya pada hari Jumat kemarin, emosinya memuncak sehingga melakukan tindakan yang sangat berlebihan terhadap para siswanya," ungkap Arief pada Rabu (11/2/2026).

Faktor Psikologis dan Kondisi Kesehatan Jadi Sorotan

Pihak Dispendik Jember menduga ada tekanan psikologis atau faktor kesehatan yang memicu perilaku over-reactive tersebut.

BACA JUGA:Catat! Ini Rangkaian Kegiatan Perayaan Imlek 2026 di Jakarta

Meskpun FT memiliki alasan atas kekesalannya, Dispendik menegaskan bahwa kekerasan atau tindakan merendahkan martabat siswa tidak bisa dibenarkan.

"Mungkin ada persoalan pribadi atau kondisi kesehatan yang kurang optimal, sehingga kehilangan uang memicu respons yang tidak terkontrol. Namun, ini tetap melampaui batas etika pendidik," tambah Arief.

Sanksi Tegas: Guru FT Dibebastugaskan

Menanggapi gelombang protes dari wali murid yang mendatangi sekolah, Dispendik Jember segera mengambil langkah cepat untuk mendinginkan suasana. Beberapa poin tindakan tegas yang diambil meliputi:

  • Penarikan Tugas: Guru FT ditarik sementara dari kegiatan mengajar di SDN 02 Jelbuk.
  • Sanksi Administratif: Proses pemberian sanksi sesuai SOP sedang berjalan berkoordinasi dengan OPD terkait.
  • Pertimbangan Mutasi: Dispendik mempertimbangkan opsi pemindahan tugas agar kondisi sekolah kembali kondusif.

BACA JUGA:Asal-usul Shio di Kebudayaan Cina, Warisan yang Bukan Asal Bikin

Trauma Siswa Jadi Prioritas

Viralnya video protes wali murid ini menggarisbawahi pentingnya perlindungan psikologis bagi anak di sekolah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: