VIDEO VIRAL! Sidak DPRK Bireuen: Miris! Saat Warga Berkubang Lumpur, Bantuan Justru Menumpuk di Gudang BPBD
Potongan video bantuan menumpuk di gudang BPBD Bireuen --
radarpena.co.id- Sebuah rekaman sidak mendadak oleh jajaran DPRK Bireuen di gudang logistik BPBD Desa Blang Blahdeh, Senin (12/1), mendadak jadi sorotan.
Video tersebut memperlihatkan pemandangan kontras: tumpukan bantuan bencana yang menggunung di saat warga di luar sana masih menanti bantuan.
Langkah tak terduga ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRK Bireuen, Surya Dharma, guna memastikan hak rakyat tidak tertahan di balik pintu gudang.
BACA JUGA:Menkes Bidik Perbaikan Rumah Nakes Aceh Rampung Sebelum Ramadan
Fakta Mengejutkan di Balik Pintu Gudang
Dalam sidak tersebut, ditemukan kenyataan pahit. Dua gudang milik BPBD Bireuen ternyata masih dipenuhi logistik vital yang belum menyentuh tangan korban banjir dan longsor.
Apa saja yang tertahan?
- Kebutuhan Dasar: Beras, mi instan, makanan ringan, dan air mineral.
- Perlengkapan Tidur: Kasur yang sangat dibutuhkan pengungsi di tenda darurat.
- Alat Pembersihan: Cangkul, sapu, hingga kereta sorong—alat perang utama warga untuk membersihkan rumah dari sisa-sisa lumpur bencana.
BACA JUGA:Anti Kusam! 4 Rekomendasi Lipstik Nude untuk Kulit Sawo Matang yang Wajib Punya
"Sangat miris melihat gudang penuh, sementara di lapangan masyarakat berteriak kekurangan. Fungsi pengawasan kami jalankan karena rakyat tidak boleh menunggu terlalu lama," tegas Surya Dharma di lokasi.
Kontras dengan Dinas Sosial
Pemandangan berbeda terlihat saat tim DPRK bergeser ke gudang Dinas Sosial yang letaknya berdekatan. Di sana, stok logistik hampir kosong karena sebagian besar telah diterjunkan ke titik bencana. Hal ini memicu pertanyaan besar: Mengapa distribusi di BPBD tersendat?
Ketidakhadiran Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD di lokasi saat sidak menambah tensi suasana. DPRK Bireuen bergerak cepat dengan mengagendakan pemanggilan khusus di kantor dewan untuk menuntut penjelasan dan transparansi.
BACA JUGA:Dari 'Biasa Aja' Jadi Bikin Orang Melirik: Ini Rahasia Kulit Naik Level
Tuntutan Tegas DPRK:
- Penyaluran Kilat: Sisa bantuan harus keluar dari gudang dan sampai ke warga hari ini juga.
- Prioritas Daerah Terpencil: Camat dan Keuchik diminta menjemput bola agar bantuan sampai ke wilayah yang terisolir.
- Fokus Pengungsi: Tidak boleh ada warga di tenda darurat yang tidak mendapatkan kasur atau makanan.
Setelah didesak hebat, pihak BPBD akhirnya menyatakan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan guna mengosongkan gudang dan mendistribusikan logistik kepada yang berhak.
Sidak ini menjadi peringatan keras bagi birokrasi daerah agar lebih peka terhadap jeritan masyarakat pascabencana. Rakyat tidak butuh janji, rakyat butuh aksi nyata di atas piring mereka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: