Usai Diterjang Banjir Bandang, Kini Gempa Guncang Kabupaten Agam, Puluhan Rumah Rusak

Usai Diterjang Banjir Bandang, Kini Gempa Guncang Kabupaten Agam, Puluhan Rumah Rusak

Rumah terdampak gempa--ist

AGAM, RADARPENA.CO.ID – Masyarakat Kabupaten Agam, Sumatera Barat, seakan tak diberi napas oleh bencana. Belum hilang trauma akibat banjir bandang yang menerjang sebelumnya, kini guncangan gempa bumi tektonik pada Minggu (28/12) pagi memaksa puluhan warga kembali ke tenda darurat.

Gempa yang terjadi beruntun sebanyak dua kali ini mengakibatkan sedikitnya 41 unit rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan. Ironisnya, beberapa bangunan yang retak adalah tempat pengungsian bagi korban banjir bandang sebelumnya.

Trauma Warga

Kekhawatiran mendalam menyelimuti para penyintas. Banyak dari mereka yang sebelumnya sudah kehilangan harta benda akibat banjir, kini harus menyaksikan dinding tempat tinggal sementara mereka terbelah akibat guncangan tanah.

BACA JUGA:Kebakaran Panti Werdha Damai Masih Berlangsung, Polda Sulut Identifikasi 16 Korban Tewas

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengonfirmasi bahwa warga memilih mengungsi bukan hanya karena kerusakan fisik, tapi karena faktor psikologis.

“Masyarakat sangat trauma dan takut akan gempa susulan. Karena bangunan pengungsian juga mengalami retak, kami segera mendirikan tenda darurat di area terbuka agar mereka merasa lebih aman,” ungkap Rahmat, Senin (29/12).

Sebaran Kerusakan di Kabupaten AgamBerdasarkan data sementara dari BPBD Agam, kerusakan tersebar di dua wilayah utama dengan rincian sebagai berikut:

  • Salareh Aia Timur, Kec. Palembayan, Rumah Rusak 29 Unit 
  • Tigo Koto Silungkang, Kec. Palembayan, Rumah Rusak 10 Unit
  • Nagari Dalko, Kec. Tanjung Raya Rumah Rusak 2 Unit

Selain rumah penduduk, sejumlah ruas jalan di wilayah Palembayan juga dilaporkan mengalami retakan signifikan. 

BACA JUGA:KSPI Buka Dialog soal UMP Jakarta 2026, Tapi Aksi Buruh Tetap Menggelora Akhir Desember

Meski kerusakan infrastruktur cukup masif, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kronologi Gempa Beruntun

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat dua guncangan kuat dalam waktu yang sangat singkat:

  • Guncangan Pertama (09.11 WIB): Magnitudo 4,6 dengan kedalaman dangkal 10 km.
  • Guncangan Kedua (09.15 WIB): Magnitudo 4,7 yang memperparah kondisi bangunan yang sudah rapuh.

Getaran ini dirasakan sangat kuat di Kecamatan Palembayan, Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, hingga merambat ke wilayah barat Agam.

BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Vivo Y500i Terungkap: Desain Modern, Baterai Raksasa 7.200 mAh dan Android 16

20 KK Mengungsi di Tenda Darurat

Hingga saat ini, sedikitnya 20 Kepala Keluarga (KK) telah dievakuasi ke tenda-tenda darurat yang didirikan oleh BPBD Agam.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: