Komisaris Thomas Setiawan: Disway Award 2025 Lampaui Ekspektasi, Bukti Disway Kini Diakui Dunia Profesional!

Komisaris Thomas Setiawan: Disway Award 2025 Lampaui Ekspektasi, Bukti Disway Kini Diakui Dunia Profesional!

Komisaris Disway Thomas Setiawan--

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Gelaran Disway Award 2025 yang berlangsung megah di Hotel Sheraton Grand Gandaria City Jakarta Selatan, Kamis 4 Desember 2025 mendapat apresiasi tinggi dari Komisaris Disway, Thomas Setiawan.

Menurutnya, acara ini bukan hanya sekadar ajang penghargaan, tetapi juga pembuktian bahwa Disway yang selama ini dikenal sebagai media pendatang baru telah diakui secara luas oleh masyarakat dan para pelaku bisnis nasional.

Ia menambahkan, penerimaan publik terhadap Disway ternyata jauh lebih besar dari yang ia bayangkan sebelumnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Disway berhasil menempatkan diri sebagai media yang diperhitungkan secara serius dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:Direktur Verry Madur: Disway Award 2025 Jadi Awal yang Lebih Besar untuk Masa Depan Media Group

Sebagai media yang masih tergolong baru, Disway ternyata mampu mencuri perhatian dan kepercayaan publik. Thomas menilai bahwa keberhasilan Disway Award 2025 membuktikan bagaimana media ini sudah diterima secara positif oleh para stakeholder industri.

Masyarakat, pebisnis, dan tokoh-tokoh penting merespons sangat baik, bahkan ikut menyemarakkan ajang penghargaan ini.

Thomas Setiawan menilai bahwa kehadiran Disway Award 2025 membawa manfaat besar bagi para pemenang, terutama dalam memperkuat citra brand melalui jaringan Disway yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Disway memiliki jaringan media yang luas dan aktif yang bisa menjadi kekuatan signifikan bagi brand dalam memperluas jangkauan komunikasi mereka.

BACA JUGA:Menkop Ferry Juliantono Apresiasi Disway Awards 2025: Penghargaan Ini Seharusnya untuk Presiden Prabowo

Terkait harapan ke depan, Thomas menegaskan perlunya hubungan yang lebih erat antara brand dan media, terutama dalam hal kolaborasi strategis.

Ia menyoroti kebiasaan sebagian brand yang memandang media hanya sebagai “tameng” untuk melindungi citra perusahaan saat terjadi isu negatif.

Sebagai pengusaha, Thomas memahami bahwa media justru memiliki peran besar dalam membantu brand menyampaikan pesan, identitas, dan visi-misi kepada publik.

Ia mendorong para pemilik brand untuk melihat media, termasuk Disway, sebagai mitra jangka panjang dalam membangun narasi positif, bukan hanya sebagai pelindung dari isu negatif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait