Waspada! Pengisian Daya di USB Publik Bisa Curi Data Pribadi Tanpa Disadari
Pengisian daya HP di tempat umum berbahaya--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Di era serba digital, smartphone telah menjadi “brankas pribadi” yang menyimpan berbagai data penting—mulai dari foto, chat, dokumen pekerjaan, akses media sosial, hingga layanan perbankan.
Tak heran jika banyak orang panik ketika baterai perangkat hampir habis, terutama saat sedang dalam perjalanan.
Situasi terdesak inilah yang sering membuat pengguna langsung mencolokkan kabel ke port USB gratis di bandara, kafe, hotel, stasiun, atau pusat perbelanjaan. Meski terlihat praktis, kebiasaan ini ternyata bisa membawa risiko besar bagi keamanan data.
BACA JUGA:BNI Hadirkan Akses Eksklusif ke wondr BrightUp Cup 2025 Lewat Penawaran Buy 1 Get 2 di wondr by BNI
Dewan Keamanan Siber Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini memberikan peringatan serius soal bahaya menggunakan stasiun pengisian daya USB publik.
Melalui laporan yang disampaikan Emirates News Agency (WAM) pada Minggu (23/11), mereka menegaskan bahwa colokan USB gratis dapat menjadi pintu masuk bagi aksi peretasan.
Menurut data WAM, 79% pelancong yang mengecas ponsel di USB publik tidak terpercaya berpotensi mengalami pencurian data pribadi.
Masalah ini berkaitan dengan praktik serangan bernama “juice jacking”, yaitu ketika pelaku menyusupkan perangkat lunak berbahaya ke port USB untuk mencuri data saat pengguna sedang mengisi daya.
BACA JUGA:WhatsApp Rilis Fitur Status Teks Pendek 'About' Mirip Instagram Notes
Bagaimana “Juice Jacking” Bekerja?
Saat smartphone dihubungkan ke port USB publik, sistem di balik port tersebut dapat memicu protokol transfer data secara otomatis. Tanpa disadari pemilik perangkat, peretas bisa:
- Mengunduh data pribadi
- Mengakses kata sandi dan login
- Membaca file dan galeri
- Menginstal malware secara diam-diam
- Mengambil alih perangkat dari jarak jauh
Hanya beberapa menit pengisian daya bisa membuka celah besar bagi pencurian data.
Ciri HP yang Berpotensi Diretas Setelah Ngecas di USB Publik
UEA meminta pengguna waspada jika usai mengecas di tempat umum muncul gejala berikut:
- Baterai cepat habis
- Aplikasi melambat atau sering force close
- Sistem ponsel restart atau crash berulang
- Muncul aplikasi, ikon, atau pesan asing
Tanda-tanda ini bisa menunjukkan adanya malware yang telah masuk ke perangkat.
BACA JUGA:Sah! Jakarta Larang Penjualan Daging Anjing dan Kucing, Ini Sanksi Tegas bagi Pelanggarnya
Tips Mengisi Daya Aman Saat Bepergian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: