Viral! Petugas Parkir di Lombok Timur Aniaya Perawat Wanita, Gara-Gara Uang Parkir Rp30 Ribu
Tangkapan layar tukang parkir pukuli perawat--
LOMBOK TIMUR, RADARPENA.CO.ID – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi penganiayaan yang dilakukan seorang pria terhadap wanita di Taman Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Korban diketahui berinisial R, seorang perawat asal Lombok Barat, yang saat kejadian tengah makan bersama temannya di taman tersebut. Insiden memilukan itu terjadi pada Sabtu dini hari (1/11/2025) sekitar pukul 00.20 Wita.
Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, Nicolas Osman, menjelaskan peristiwa bermula ketika seorang pria mendatangi korban dan mengaku sebagai juru parkir. Pelaku meminta uang parkir, namun korban menolak memberikan uang saat itu karena masih makan.
“Korban menjawab ‘nanti dulu, masih lama’. Namun pelaku marah dan mengancam akan merusak motor milik korban,” jelas Nicolas, Sabtu (1/11/2025).
Tak lama kemudian, pria tersebut menendang motor korban hingga terjatuh dan membuang helm milik korban. Saat korban meminta ganti rugi, pelaku justru meluapkan emosi dan melakukan pemukulan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terlihat pelaku tanpa mengenakan baju memukul wajah korban beberapa kali hingga terjatuh. Aksi itu memicu kemarahan warga dan warganet karena dianggap tidak manusiawi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di kening, bibir, pipi kanan, dan tangan kanan. Korban kemudian melapor ke Polsek Selong untuk mendapatkan perlindungan hukum.
Setelah video viral dan menimbulkan keresahan warga, tim gabungan Resmob Satreskrim Polres Lombok Timur bersama Polsek Selong segera bertindak cepat. Pelaku berinisial AR, yang mengaku sebagai tukang parkir, berhasil diamankan tanpa perlawanan.
BACA JUGA:Preview Slavia Praha vs Arsenal, Liga Champions Malam Ini: The Gunners Incar Rekor Sempurna
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir tindakan kekerasan, terutama terhadap perempuan.
“Kami bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan yang meresahkan masyarakat. Saat ini pelaku sudah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Made Dharma.
Korban kini mendapat pendampingan dari pihak berwenang serta menjalani perawatan medis. Polres Lombok Timur juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan video kekerasan lebih lanjut demi menjaga privasi korban,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: