Kabar Baik! Biaya Naik Haji 2026 Turun, Ini Rincian Lengkapnya
Biaya naik haji 2026 turun--
Kabar baik bagi umat muslim di seluruh Indonesia. Terutama bagi calon jemaah haji. Sebab biaya naik haji 2026 turun.
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah resmi mengusulkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 turun. Ongkos naik haji yang diusulkan pemerintah turun Rp1 juta dibanding tahun 2025.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan bahwa rata-rata BPIH 2026 diusulkan sebesar Rp88.409.365 per jamaah.
Dengan skema cost sharing, jemaah hanya membayar Bipih Rp54,9 juta — setara 62% dari total biaya, sementara sisanya 38% ditutup nilai manfaat.
“BPIH 2026 turun sekitar Rp1 juta dari tahun lalu. Penentuan dilakukan dengan prinsip efisiensi dan efektivitas,” ujar Dahnil dalam rapat bersama Komisi VIII DPR RI.
Rincian Bipih yang Dibayar Jemaah 2026
- Tiket pesawat pulang–pergi: Rp33.100.000
- Akomodasi Makkah: Rp14.652.000
- Akomodasi Madinah: Rp3.872.000
- Living cost: Rp3.300.000
- Total Bipih: Rp54.924.000
Pembayaran dilakukan dalam mata uang riyal untuk melindungi jemaah dari fluktuasi kurs. Asumsi kurs dalam perhitungan: Rp4.400/SAR dan Rp16.500/USD sesuai APBN 2026.
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mengapresiasi penurunan biaya, namun menilai pola penyajian data dan pengelolaan teknis masih seperti era Dirjen PHU Kemenag sebelumnya. DPR mendorong:
- Transparansi seleksi maskapai
- Mekanisme verifikasi jamaah lebih jelas
- Evaluasi sistem agar penurunan lebih terasa signifikan ke jemaah
Dengan usulan penurunan biaya haji 2026 ini, calon jamaah diharapkan bisa mempersiapkan keberangkatan dengan lebih ringan, sambil menunggu keputusan final hasil pembahasan bersama DPR.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: