Video Haru Biru, Azan Menggema di Gaza Usai Perjanjian Damai Hamas–Israel, Warga: Perang Sudah Berakhir

Video Haru Biru, Azan Menggema di Gaza Usai Perjanjian Damai Hamas–Israel, Warga: Perang Sudah Berakhir

warga Palestina menyambut berakhirnya perang--

GAZA, RADARPENA.CO.ID – Suasana haru menyelimuti Kota Gaza setelah kabar perdamaian antara Hamas dan Israel resmi disepakati.

Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun dilanda konflik dan kehancuran, suara azan kembali berkumandang di tengah puing-puing kota yang hancur.

Momen menggetarkan hati itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh warga Gaza, @rahaffagha, melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam video tersebut, terdengar lantunan azan yang merdu menggema di langit Gaza—menjadi simbol kemenangan spiritual dan harapan baru bagi rakyat Palestina.

BACA JUGA:BSI Wujudkan Semangat Kepedulian Sosial dan Spiritual Melalui Run For Humanity Trail Run Sentul

Warga yang mendengar suara azan itu tampak menangis penuh haru. Mereka sulit percaya bahwa perdamaian yang selama ini diimpikan akhirnya menjadi kenyataan.

“PERANG SUDAH BERAKHIR. Kami mendengar beritanya, tapi kami tidak percaya bahwa itu benar-benar akan terjadi. Namun ternyata memang terjadi, dan aku berharap inilah benar-benar akhirnya,” tulis @rahaffagha dalam unggahannya.

Israel Buka Perbatasan Rafah, Warga Gaza Bisa Pulang ke Kampung Halaman

Kabar gembira lain datang dari pihak Israel yang berencana membuka kembali perbatasan Rafah, pintu utama penghubung antara Gaza dan Mesir. Langkah ini akan memungkinkan warga Gaza yang terjebak di luar negeri untuk kembali ke tanah kelahiran mereka setelah sekian lama terpisah akibat perang.

Pemerintah Israel dikabarkan telah membahas persiapan pembukaan perbatasan tersebut dengan otoritas Mesir, meskipun tanggal pastinya belum ditetapkan.

BACA JUGA:Ide Usaha Minuman Kekinian Harga Rp5 Ribuan: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal!

“Untuk pertama kali sejak 7 Oktober 2023, warga Gaza yang meninggalkan Jalur Gaza dari Mesir akan diizinkan kembali,” lapor stasiun radio Israel, Army Radio, Sabtu (11/10/2025).

Kesepakatan mengenai mekanisme pemulangan dan prosedur administrasi sedang difinalisasi. Pembukaan kembali perbatasan Rafah ini merupakan bagian dari lampiran kesepakatan gencatan senjata, yang menjadi tahap awal dari rencana perdamaian yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Selain mengizinkan warga kembali, Israel juga akan memperbolehkan sebagian warga meninggalkan Jalur Gaza menuju Mesir untuk alasan kemanusiaan dan medis.

Bagi rakyat Palestina, azan yang menggema di tengah reruntuhan Gaza bukan hanya panggilan untuk salat, melainkan seruan kebangkitan dan kedamaian setelah bertahun-tahun didera penderitaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: