Fakta-Fakta Video Viral Dua Guru di Pandeglang Karaoke Saat Jam Belajar

Fakta-Fakta Video Viral Dua Guru di Pandeglang Karaoke Saat Jam Belajar

Tangkapan layar 2 guru di Pandeglang karaoke--

PANDEGLANG, RADARPENA.CO.ID - Sebuah video berdurasi singkat memperlihatkan dua orang berseragam dinas asyik berkaraoke saat jam belajar di sekolah. Rekaman itu viral di media sosial dan menuai beragam reaksi warganet.

Dalam video, seorang pria dan wanita tampak bernyanyi sambil berpegangan tangan. Bahkan, si wanita beberapa kali terlihat memeluk pria tersebut dari belakang.

Karaoke itu menggunakan Smart TV bantuan Presiden RI Prabowo Subianto, yang seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.

BACA JUGA:Dukung Program 3 Juta Rumah, BSI Ikuti Akad Massal KPR Sejahtera FLPP Dihadiri Presiden Prabowo

Awalnya publik menduga sosok dalam video tersebut adalah seorang kepala sekolah dan guru perempuan. Namun, fakta yang terungkap justru berbeda.

Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang, Mumin Sueb, memastikan bahwa keduanya bukanlah kepala sekolah dan guru, melainkan sama-sama kepala sekolah.

Pria dalam video diketahui menjabat sebagai Kepala SD Negeri 2 Ciodeng.

Wanita dalam video adalah Kepala SD Negeri 2 Pasirtenjo.

Mumin menjelaskan bahwa pihaknya telah memanggil keduanya untuk dimintai klarifikasi usai video tersebut viral.

“Setelah kami panggil, ternyata mereka pasangan suami istri,” ujarnya pada Senin (29/9/2025).

BACA JUGA:Dua Tahun Menikah, Pratama Arhan dan Azizah Salsha Resmi Cerai

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa dua kepala sekolah itu memang berkaraoke saat jam belajar berlangsung. Fakta ini membuat publik semakin ramai menyoroti peristiwa tersebut.

“Smart TV itu bukan untuk karaoke, melainkan fasilitas penunjang pembelajaran. Sangat disayangkan jika digunakan untuk hal lain,” tambahnya.

Video tersebut langsung menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Banyak warganet yang menilai perilaku kedua kepala sekolah itu tidak pantas dilakukan di jam belajar. Beberapa komentar juga menyoroti penyalahgunaan fasilitas sekolah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: