Helikopter Jatuh di Kalsel Akhirnya Ditemukan, 8 Penumpang Tewas dan Segera Diidentifikasi
Bangkai helikopter yang jatuh di Kalimantan Selatan--basarnas
TANAH BUMBU, RADARPENA.CO.ID - Tragedi jatuhnya helikopter di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, akhirnya menemui titik terang.
Tim SAR gabungan berhasil menemukan bangkai helikopter dan mengevakuasi seluruh penumpang, delapan orang dinyatakan meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengonfirmasi bahwa semua korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Kalsel melalui jalur darat.
“Benar, seluruh korban dibawa ke Banjarmasin melalui jalur darat dan saat ini berada di RS Bhayangkara,” ujarnya, Kamis (4/9/2025).
BACA JUGA:Toyota Yaris Ativ Hybrid: Sedan Hemat BBM 29,4 Km/L, Cek Spesifikasi dan Harganya
Proses Identifikasi Segera Dilakukan
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalsel kini menyiapkan tim Disaster Victim Identification (DVI) Pos Antemortem untuk mengidentifikasi para korban.
Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr. Muhammad El Yandiko, menjelaskan tim antemortem akan memeriksa ciri fisik dan data korban untuk memastikan identitas masing-masing.
“Semakin cepat data korban bisa dicocokkan, semakin mudah proses identifikasi dilakukan. Namun, tingkat kesulitan saat ini diperkirakan sedang hingga berat,” terangnya.
Yandiko juga memohon doa agar proses identifikasi berjalan lancar.
BACA JUGA:Sahroni Mundur dari DPR? Ini Penjelasan NasDem
Tiga Korban WNA
Dari delapan korban helikopter nahas tersebut, tiga di antaranya diketahui merupakan warga negara asing. Informasi lebih lanjut mengenai identitas mereka akan disampaikan setelah proses identifikasi selesai.
Kronologi Penemuan Helikopter
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebut bangkai helikopter ditemukan pada Rabu (3/9/2025) pukul 14.45 WITA.
Lokasi penemuan berada sekitar 700 meter dari titik koordinat awal yang diberikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Satu korban ditemukan meninggal sekitar 100 meter dari bangkai helikopter, sementara tujuh lainnya berada di sekitar lokasi jatuhnya heli,” jelas Yudhi.
BACA JUGA:Mitos atau Fakta, Gerhana Bulan Bahaya Bagi Ibu Hamil, Begini Penjelasan Medis
Helikopter dalam kondisi terbakar parah saat ditemukan. Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat bekerja keras mengevakuasi para korban meski medan cukup sulit.
Basarnas memastikan operasi pencarian dan evakuasi dilakukan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dengan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan.
Tragedi ini menjadi duka mendalam, terutama bagi keluarga korban. Saat ini seluruh pihak berharap proses identifikasi berjalan cepat agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: