Ngeri, Video Lomba Panjat Pinang di Landak Berujung Peserta Patah Pinggang
Tangkapan layar video lomba panjat pinang di Kabupaten Landak--
LANDAK, RADARPENA.CO.ID – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, berubah menjadi kepanikan massal setelah lomba panjat pinang berujung tragedi.
Seorang peserta lanjut usia (lansia) diduga mengalami patah pinggang usai terjatuh dari batang pinang.
Insiden itu terjadi di lapangan bola Desa Pahauman, Kecamatan Sengah Temila, pada Minggu (17/8/2025) sore.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, korban yang berada di posisi ketiga dari bawah dalam formasi panjat pinang, tampak terhantam tubuh peserta lain yang ikut terjatuh bersamanya.
BACA JUGA:Ngeri! Video Bupati Indramayu Lucky Hakim Lepas 1.200 Ular dan Biawak ke Sawah
Saksi mata menyebut korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan medis. Hingga kini, kondisi terkini korban masih menunggu konfirmasi pihak keluarga dan tenaga kesehatan.
“Benar, pihak panitia bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” ujar Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Landak, Aipda Heriyanto, kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
Akibat insiden tersebut, lomba panjat pinang terpaksa dihentikan. Warga yang menyaksikan sempat panik dan berhamburan, sementara panitia berupaya menenangkan suasana.
BACA JUGA:Akhirnya Terungkap Sosok Ayah Biologis dari Anak Lisa Mariana, Hasil Tes DNA Bareskrim Jadi Bukti
Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap standar keamanan lomba tradisional yang rutin digelar setiap perayaan 17 Agustus. Banyak pihak menilai, panitia harus lebih selektif dalam memilih peserta, terutama mempertimbangkan faktor usia dan kesiapan fisik.
Sejumlah warganet pun ramai mengomentari peristiwa tersebut di Facebook. “Koa patah pinggang agik nag tuha koa tadi kahe ma sakiti dirik babro ikut mcm koa,” tulis salah satu akun menyinggung kondisi korban.
Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini menjadi peringatan penting agar lomba tradisional tetap mengutamakan aspek keselamatan peserta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: