Peringatan BMKG: Waspada Suhu Panas Ekstrem di Indonesia
Foto Ilustrasi: Cuaca panas-Foto: Unsplash.com-berbagai sumber
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait suhu panas maksimum yang diprediksi mencapai lebih dari 34 derajat Celsius di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya pada Minggu siang.
Prakirawati BMKG Zen Putri mengungkapkan, suhu tertinggi diperkirakan melanda wilayah Surabaya dan sekitarnya, dengan puncak panas terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
Selain itu, suhu di atas 33 derajat juga dipantau di beberapa kota besar seperti Semarang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Serang, Palembang, dan Jakarta.
BACA JUGA:Pajero Tabrak Pembatas Jalan di Gatot Subroto Jakarta hingga Terbalik, Tiga Orang Tewas
Sementara itu, suhu ekstrem di atas 36 derajat tercatat dalam 24 jam terakhir di Tanjung Selor (Kalimantan Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Berau (Kalimantan Timur), dan Deli Serdang (Sumatera Utara).
BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh minimnya tutupan awan, peralihan musim ke kemarau, serta pergerakan semu matahari yang berada tepat di atas garis khatulistiwa.
Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa fenomena ini masih tergolong normal dan tidak mengindikasikan perubahan musim ekstrem.
BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Gandeng PPATK Evaluasi Warga Penerima Bansos Terlibat Judol
Guna mengantisipasi dampak paparan suhu tinggi, BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Mengonsumsi air secara cukup dan teratur guna mencegah dehidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
- Menggunakan pelindung seperti topi, payung, kacamata hitam, dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).
- Tidak melakukan pembakaran lahan di area terbuka, terutama di kawasan hutan dan tempat pembuangan akhir (TPA).
BACA JUGA:Manajer Timnas Indonesia U23 Ungkap Kondisi Terkini Jens Raven, Absen di Final Piala AFF U23 2025?
Pemerintah daerah juga diminta sigap melakukan penyiraman darat untuk mencegah potensi kebakaran akibat suhu ekstrem, khususnya di wilayah rawan.
Masyarakat dapat memantau informasi terkini terkait suhu dan cuaca melalui aplikasi InfoBMKG, kanal media sosial resmi BMKG, atau dengan menghubungi kantor BMKG terdekat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: