Arab Saudi Setujui Kampung Haji Indonesia Dekat Masjidil Haram, Total Kesepakatan Investasi Rp440 Triliun
Cuaca Madinah capai 34°C, Pemerintah imbau jamaah haji perbanyak minum & jaga stamina.--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID — Dalam kunjungan kenegaraannya ke Arab Saudi, Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan sejumlah kerja sama strategis dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Salah satu terobosan penting yang disepakati adalah pembangunan Kampung Haji Indonesia (Indonesia Village) yang berlokasi hanya 400 meter dari Masjidil Haram, Makkah.
Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di Paris, Senin (14/7). Rosan menjelaskan bahwa lokasi strategis kampung haji tersebut akan sangat memudahkan akses jamaah Indonesia menuju Ka'bah.
BACA JUGA:Wacana Haji Jalur Laut Mengemuka, Begini Respon Anggota Pansus Haji
“Pangeran MBS menyetujui permintaan Bapak Presiden untuk menjadikan kampung Indonesia Village yang lokasinya hanya 400 meter dari Masjidil Haram,” ujar Rosan.
Kampung Haji Indonesia dirancang sebagai pusat layanan terpadu bagi jamaah Indonesia yang menjalankan ibadah haji dan umrah.
Selain akomodasi, kawasan ini direncanakan mencakup fasilitas kesehatan, layanan konsuler, serta pusat kuliner dan budaya Indonesia.
Kesepakatan ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan pelayanan jemaah haji sekaligus memperkuat citra Indonesia di jantung dunia Islam.
Tak hanya soal kampung haji, kunjungan Prabowo ke Riyadh juga membuahkan penandatanganan kerja sama bisnis senilai USD27 miliar atau sekitar Rp440 triliun. Investasi ini mencakup sektor:
- Energi bersih
- Industri petrokimia
- Layanan bahan bakar penerbangan
Salah satu kesepakatan penting ditandatangani oleh Danantara dan ACWA Power, perusahaan energi milik Sovereign Wealth Fund Arab Saudi (PIF), yang fokus pada pengembangan energi ramah lingkungan.
BACA JUGA:Ketum Kadin Anindya Bakrie Yakin Kesepakatan Indonesia-EU CEPA Akan Mendongkrak Nilai Perdagangan
Prabowo dan MBS juga menyepakati peningkatan kerja sama di 10 bidang utama, yakni:
- Ekonomi digital dan inovasi
- Sistem hukum dan penegakan hukum
- Ketenagakerjaan dan SDM
- Kebudayaan
- Pariwisata
- Pemuda dan olahraga
- Pendidikan dan riset
- Industri dan pertambangan
- Pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan
- Konektivitas udara antara Indonesia dan Arab Saudi
Kesehatan jamaah haji menjadi salah satu prioritas. Kedua negara sepakat memperkuat layanan medis, investasi di sektor farmasi, vaksin, teknologi kesehatan, serta pengembangan tenaga profesional di bidang ini.
“Kedua pihak menyatakan aspirasi mereka untuk memperkuat kerja sama di sektor kesehatan, terutama pelaksanaan syarat kesehatan haji dan umrah,” kata Presiden Prabowo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: