Pemerintah Tegaskan: Bansos Bukan Solusi Jangka Panjang Atasi Kemiskinan
Bansos Bukan Solusi Jangka Panjang Atasi Kemiskinan--ist
Pakar kebijakan publik dari UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, mengapresiasi langkah pemerintah namun menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan finansial.
Menurutnya, kemiskinan berkaitan erat dengan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan keadilan sosial.
“Perubahan garis kemiskinan mengingatkan kita pada satu hal mendasar: kemiskinan bukan hanya soal kekurangan uang, melainkan soal kehilangan pilihan,” ujarnya.
Achmad menyebut, garis kemiskinan nasional saat ini yang berada di angka Rp 595 ribu per kapita per bulan tidak lagi relevan dengan realitas kehidupan, terutama sejak Indonesia masuk kategori negara berpendapatan menengah ke atas sejak 2023.
BACA JUGA:Resmi! Rafael Struick Gabung Dewa United, Dikontrak 3 Tahun Main di Super League?
Ia juga menyoroti pentingnya reformasi agraria, dukungan terhadap buruh informal, serta layanan publik yang merata, termasuk di bidang kesehatan dan pendidikan.
“Tidak cukup hanya membagi-bagi bansos. Kita harus memperbaiki struktur yang membuat orang miskin tetap miskin,” pungkas Achmad.
Pernyataan ini menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang keberanian untuk membongkar ketimpangan struktural yang telah berlangsung lama.
Bansos tetap penting sebagai jaring pengaman sosial. Namun, untuk memutus rantai kemiskinan, dibutuhkan langkah berani dan strategis melalui pemberdayaan ekonomi, reformasi struktural, dan kehadiran negara yang nyata dalam kehidupan masyarakat miskin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: