Tragis! Sekeluarga Terseret Ombak di Pantai Labuhan Jukung, Sang Ayah Belum Ditemukan
Istri histeris sang suami terseret ombak di labuhan jukung -tangkapan layar-
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID - Liburan keluarga di Pantai Labuhan Jukung, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, berubah menjadi tragedi memilukan.
Aldi Suparman (40) alias Aliman, warga asal Talang Buyut, Kotabumi, Lampung Utara, hilang terseret ombak saat berusaha menyelamatkan istri dan anak-anaknya yang terseret arus laut pada Rabu (9/7), sekitar pukul 14.00 WIB.
Kejadian bermula saat keluarga ini tengah mandi di tepian pantai yang saat itu cukup ramai pengunjung. Tiba-tiba, ombak besar datang menyapu, menyeret Megawati (35), bersama dua anak mereka Risap Ega Putra (15) dan Kaira Angela (7) ke tengah laut.
Berusaha Menolong, Ayah Malah Hilang
Saksi mata menyebutkan, awalnya Aldi duduk di pinggir pantai dan tidak ikut mandi. Namun ketika mendengar teriakan minta tolong dari istrinya, Aldi spontan berlari ke laut untuk membantu keluarganya.
BACA JUGA:PSG Bungkam Real Madrid 4-0 di Semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, Hadapi Chelsea di Final
BACA JUGA:Ramalan Zodiak 10 Juli 2025: Saatnya Cancer hingga Sagitarius Tumbuh dan Bersinar!
Ia berhasil mendorong istri dan anak-anaknya ke arah daratan, yang kemudian disambut warga dan petugas penjaga pantai.
Sayangnya, Aldi sendiri justru terseret arus deras dan menghilang dari pandangan.
“Saya lihat mereka mandi bertiga, tiba-tiba ombak datang besar sekali, langsung narik ke tengah. Istri dan anaknya berhasil ditolong, tapi bapaknya hilang,” ujar seorang warga di lokasi.
Pencarian Dihentikan Sementara, Cuaca Tidak Mendukung
Tim gabungan dari BPBD Pesisir Barat, TNI, Polri, Basarnas, dan relawan langsung bergerak cepat melakukan penyisiran melalui jalur darat dan laut.
Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian terpaksa dihentikan sementara karena hujan deras dan gelombang tinggi, dan akan dilanjutkan pada pagi hari berikutnya.
“Begitu informasi kami terima, kami langsung terjunkan tim. Harapan kami, korban bisa segera ditemukan, dalam kondisi apapun,” ujar Imam Habibbudin, Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Barat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: