Viral! Gak Ada Etika, Kades di Sinjai Terobos Warga Gotong Royong dan Masuk Masjid Pakai Sepatu

Viral! Gak Ada Etika, Kades di Sinjai Terobos Warga Gotong Royong dan Masuk Masjid Pakai Sepatu

Tangkapan layar aksi Kades di Sinjai yang dinilai tak punya etika--

SINJAI, RADARPENA.CO.ID - Sosok Kepala Desa Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Sudirman, tengah menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial. 

Aksi Sudirman yang dinilai arogan dan tak punya etika. Dia terekam sedang mengendarai motor trail menerobos warga yang tengah kerja bakti mengecor jalan, hingga masuk ke dalam masjid menggunakan sepatu.

Video yang dibagikan akun X (Twitter) @Heraloebss pada Senin (7/7), langsung menyedot perhatian warganet dan menuai banyak kecaman.

BACA JUGA:Viral! Anak Pejabat Polisi Bersama Wanita Terlibat Tabrak Lari Pakai Mobil Patroli Propam

“Seorang Kades di Kab. Sinjai Sulsel menjadi sorotan setelah aksinya nyosor dengan motor trail di tengah-tengah warga yang sedang gotong royong,” tulis akun tersebut.

“Tak hanya itu, dalam video selanjutnya ia terlihat masuk ke dalam masjid menggunakan alas kaki. Bagaimana menurut netizen X-Twitter(?)” tambahnya.

Tanggapan publik di media sosial pun beragam, mayoritas menilai aksi Kades Sudirman tidak patut dilakukan oleh seorang pemimpin desa. Beberapa netizen bahkan mempertanyakan kapasitas dan etika dari Kades tersebut.

“Kades kan emang biasanya dari kalangan pentolan preman lokal setempat. Apa yang mau diharapkan dari preman?” tulis akun @Frownman96.

“Baru jadi kades sudah arogan dan sombong. Dia pikir mau selamanya jadi kades?” kritik akun @BarosDeni82640.

BACA JUGA:Viral! Anak Pejabat Polisi Bersama Wanita Terlibat Tabrak Lari Pakai Mobil Patroli Propam

Setelah viral dan menuai kritik pedas, Kades Sudirman akhirnya angkat bicara. Ia membenarkan bahwa dirinya mengendarai motor melintasi jalan yang sedang dicor oleh warga.

Namun, ia menyebut hal itu terjadi karena permintaan warga yang memintanya memindahkan motornya sebelum jalan ditutup dengan semen.

“Saya yang pimpin langsung itu kerja bakti. Posisi motor saya dibawa, dan karena jalan sudah mau dicor, saya disuruh warga untuk bawa motor ke atas sebelum pengecoran,” ujar Sudirman pada Selasa (8/7).

Sudirman mengklaim video tersebut diambil oleh dirinya sendiri dan disebarkan untuk menarik perhatian Pemerintah Daerah Sinjai agar memberikan anggaran perbaikan jalan poros Desa Bonto-Pattongko yang rusak parah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: