Pelaku Pembunuhan Balita di Singkawang Berhasil Ditangkap, Ini Motif Sebenarnya

Pelaku Pembunuhan Balita di Singkawang Berhasil Ditangkap, Ini Motif Sebenarnya

Uray Abadi pembunuh Rafa Fauzan di Singkawang tertangkap kamera--

Radarpena.disway.id, Jakarta - Setelah sempat menghebohkan publik, misteri pembunuhan balita di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap Rafa Fauzan, bocah laki-laki berusia 1 tahun 11 bulan, yang jasadnya ditemukan di teras Masjid Husnul Khotimah, Jumat (13/6/2025).

 

Pelaku diketahui bernama Uray Abadi, seorang pria yang tinggal di lingkungan yang sama dengan pengasuh korban. Penangkapan dilakukan tim gabungan Satreskrim Polres Singkawang dan Resmob Polda Kalbar pada Sabtu malam (14/6), di sekitar Pasar Hongkong, Jalan Budi Utomo, Singkawang.

BACA JUGA:Novel Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara oleh Kapolri

Motif: Sakit Hati kepada Pengasuh

Dalam pemeriksaan, Uray mengakui perbuatannya. Ia nekat membunuh korban lantaran merasa sakit hati terhadap pengasuh Rafa. Ia mengaku tersinggung oleh ucapan sang pengasuh, yang tidak dijelaskan secara rinci kepada publik.

“Pelaku menganggap bahwa dengan menghilangkan korban, pengasuh akan disalahkan oleh keluarga korban. Itu menjadi motif utama,” ungkap Kapolres Singkawang AKBP Wibowo dalam konferensi pers.

BACA JUGA:PMB DKI Jakarta 2025/2026 Dibuka, Ini 4 Jalur Masuk Sekolah Negeri yang Wajib Diketahui

Kronologi: Dari Rumah Pengasuh ke Masjid

Peristiwa tragis itu terjadi pada siang hari. Uray datang ke rumah pengasuh dan membekap korban hingga tak bernyawa. Ia kemudian memasukkan jasad balita malang itu ke dalam sebuah karung, menaikkannya ke sepeda, dan membawanya ke Masjid Husnul Khotimah. Di sana, jasad Rafa diletakkan begitu saja di teras masjid.

Setelah itu, Uray pura-pura ikut mencari korban saat keluarga dan warga sekitar panik mengetahui Rafa hilang.

BACA JUGA:TEGAS! JK: 4 Pulau Sengketa Milik Aceh, UU Tak Bisa Dikalahkan Kepmen

Polisi Pastikan Pelaku Bertindak Sendiri

Pihak kepolisian memastikan bahwa pelaku bertindak seorang diri, dan tidak ada tanda-tanda keterlibatan pihak lain dalam aksi ini. Luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban juga telah diperiksa lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: