Super Ketat! Texas Larangan Anak di Bawah 18 Tahun Gunakan Media Sosial
Texas larang anak di bawah 18 tahun gunakan media sosial--
JAKARTA, RADARPENA.CO.ID – Negara Bagian Texas tengah menggodok rancangan undang-undang (RUU) yang berpotensi menjadikannya salah satu negara bagian dengan regulasi paling ketat terhadap penggunaan media sosial oleh anak-anak dan remaja di Amerika Serikat.
RUU tersebut, yang diajukan ke Senat Texas, bertujuan melarang anak di bawah usia 18 tahun untuk mengakses platform media sosial.
Saat ini, rancangan tersebut telah lolos dari komite Senat dan akan segera masuk ke tahap pemungutan suara penuh di hadapan Senat Negara Bagian sebelum masa sidang berakhir pada 2 Juni 2025.
BACA JUGA:Soal Rencana Kenaikan Usia Pensiun ASN, Ini Saran Ketua DPR Puan Maharani
Verifikasi Usia dan Kontrol Orang Tua
Jika disahkan, undang-undang ini akan mewajibkan setiap platform media sosial untuk menerapkan sistem verifikasi usia ketat bagi pengguna baru, serupa dengan aturan yang sudah lebih dulu diterapkan pada situs konten dewasa di negara bagian tersebut.
Selain itu, orang tua akan diberi kewenangan hukum untuk menghapus akun media sosial anak mereka.
Platform memiliki tenggat waktu maksimal 10 hari untuk menindaklanjuti permintaan penghapusan.
Apabila tidak dipatuhi, perusahaan dapat dikenai sanksi oleh Jaksa Agung Texas.
Texas bukan satu-satunya yang bergerak ke arah ini. Florida telah lebih dulu mengesahkan undang-undang yang melarang anak-anak di bawah usia 14 tahun menggunakan media sosial.
BACA JUGA:Metropolis Siap Diguncang! Intip 8 Villain Superhero Superman Versi James Gunn
Anak usia 14 dan 15 tahun hanya dapat menggunakan platform tersebut dengan izin orang tua. Namun, langkah Texas dinilai lebih ketat karena melarang sepenuhnya akses hingga usia 18 tahun.
Di tingkat nasional, Senat Amerika Serikat pada April 2024 juga memperkenalkan RUU serupa yang melarang anak-anak di bawah usia 13 tahun menggunakan media sosial.
Meski masih dalam tahap pembahasan di komite, para senator seperti Brian Schatz dan Ted Cruz telah menyatakan dukungan kuat untuk mendorong pengesahan aturan tersebut.
Dengan semakin meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental anak-anak dan remaja, regulasi seperti ini diprediksi akan menjadi tren di berbagai negara bagian AS.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: