Video Kantor DPRD Pesawaran Lampung Ambruk, Akibatkan Satpol PP Terluka

Video Kantor DPRD Pesawaran Lampung Ambruk, Akibatkan Satpol PP Terluka

Tangkapan layar Gedung DPRD Pesawaran Ambruk--

PESAWARAN, RADARPENA.CO.ID – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran pada Jumat siang (23 Mei 2025) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Bagian dinding atas gedung yang dibangun pada tahun 2013 tersebut dilaporkan ambruk secara tiba-tiba, diduga kuat akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Lampung dalam beberapa hari terakhir.

Dalam sebuah video berdurasi hampir 12 menit yang beredar luas di media sosial, tampak jelas bagian depan bangunan runtuh, termasuk dinding bergambar ikon siger khas Lampung yang turut hancur, menyisakan kerangka bangunan yang terlihat rapuh.

BACA JUGA:Viral! Ayam Goreng Widuran Solo Dinyatakan Non-Halal, Kemenag dan Pemkot Turun Tangan

Satu Petugas Satpol PP Luka-Luka

Peristiwa ini menyebabkan satu orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan dalam kondisi stabil.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Radarpena (@radarpena.co.id)

Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, Achmad Rico Julian, membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, benar. Ini saya sedang dalam perjalanan ke kantor untuk meninjau langsung,” ucapnya saat dihubungi via telepon.

Sekretaris DPRD Kabupaten Pesawaran, Toto Sumedi, mengungkapkan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan tim teknis guna melakukan peninjauan menyeluruh terhadap bangunan yang terdampak.

“Kami langsung berkoordinasi untuk menilai kerusakan dan menghindari risiko lanjutan. Aktivitas kantor tetap berjalan, namun dengan penyesuaian untuk menjamin keselamatan semua pihak,” kata Toto.

BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat di Kuartal I 2025, Ekonom Ungkap Penyebabnya

Ia juga menegaskan pentingnya menunggu hasil evaluasi teknis sebelum menyimpulkan penyebab pasti ambruknya bangunan.

“Kami imbau masyarakat tidak berspekulasi. Pemeriksaan oleh tim teknis dari instansi terkait sedang dilakukan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran kini sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi infrastruktur publik lainnya, guna mencegah insiden serupa.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem, termasuk potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Lampung.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: