Bank DKI Buka Suara Soal Kasus Korupsi Pemberian Kredit PT Sritex

Bank DKI Buka Suara Soal Kasus Korupsi Pemberian Kredit PT Sritex

Bank DKI buka suara soal kasus korupsi pemberian kredit PT Sritex--BUMN Track

JAKARTA, RADARPENA.CO.ID — Manajemen PT Bank DKI menyatakan dukungannya terhadap proses hukum yang tengah berlangsung terkait pemberian fasilitas kredit kepada PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) pada tahun 2020. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul pengumuman resmi dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang mengungkap adanya dugaan pelanggaran dalam proses penyaluran kredit tersebut.

"Bank DKI menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan, sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan hukum dan prinsip transparansi di sektor jasa keuangan," demikian keterangan resmi manajemen Bank DKI, Selasa (21/5).

Bank DKI menegaskan akan terus menjalin kerja sama penuh dengan aparat penegak hukum, termasuk menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan guna mendukung kelancaran serta objektivitas proses penyidikan.

BACA JUGA:Gempa Bengkulu Magnitudo 6,3 Jumat Dinihari, 100 Rumah Rusak

"Sebagai bentuk tanggung jawab institusional, kami menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG), integritas, dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi perbankan," lanjut pernyataan tersebut.

Bank DKI juga menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten melakukan evaluasi dan penguatan sistem pengendalian internal sebagai langkah untuk menjaga kualitas aset, kepercayaan publik, dan keberlanjutan layanan.

Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh layanan dan operasional Bank DKI tetap berjalan normal. Proses hukum yang sedang berlangsung disebut tidak memengaruhi aktivitas perbankan, termasuk keamanan dana nasabah dan kelancaran transaksi.

"Dana dan transaksi nasabah tetap aman. Kami memastikan pelayanan kepada masyarakat dan mitra usaha tetap menjadi prioritas utama," tegas manajemen Bank DKI.

BACA JUGA:93 Pendemo Diamankan Dugaan Penganiayaan Petugas di Balai Kota, 3 Positif Narkoba

Dalam menghadapi dinamika industri keuangan, Bank DKI berkomitmen melanjutkan transformasi kelembagaan, memperkuat manajemen risiko secara hati-hati (prudent), dan membangun pondasi manajemen yang lebih solid.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan, dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada otoritas berwenang," tutup pernyataan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: