DLH Cirebon Ungkap Teka-Teki Penyebab Air Sungai Silayar Berwarna Merah Darah

DLH Cirebon Ungkap Teka-Teki Penyebab Air Sungai Silayar Berwarna Merah Darah

Air sungai berwarna orange-Tangkapan Layar-

CIREBON, RADARPENA.CO.ID - Teka-teki warna merah air Sungai Silayar, Cirebon, Jawa Barat akhirnya terungkap.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, menyebutkan dugaan sementara perubahan warna air Sungai Silayar di Desa Kecomberan yang berubah menjadi merah pekat disebabkan limbah celupan atau sablon kain.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon Iwan Ridwan Hardiawan mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim ke lokasi, untuk menelusuri penyebab fenomena air sungai yang mendadak berubah warna menjadi merah pada Senin (19/5) kemarin.

“Tim DLH sudah turun. Diduga adanya buangan bekas celupan atau sablonan kain,” kata Iwan saat dikonfirmasi di Cirebon, Selasa (20/5).

BACA JUGA:Heboh! Air Sungai di Cirebon dan Bogor Berubah Warna Oranye, Diduga Ini Penyebabnya

Ia mengatakan, meski dugaan sementara mengarah pada hal tersebut, namun saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan data dan berkoordinasi dengan instansi lainnya untuk memastikan penyebab perubahan warna air di Sungai Silayar.

Dari informasi pemerintah desa setempat, kata dia, tidak ada kegiatan atau tempat usaha yang berkaitan dengan aktivitas sablon di sekitar sungai tersebut.

“Info dari pemerintah desa setempat di sekitar lokasi tidak ada kegiatan usaha yang berkaitan dengan hal tersebut,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut sempat membuat warga di Desa Kecomberan resah setelah air Sungai Silayar yang melintasi wilayah mereka berubah menjadi merah pekat dalam waktu singkat.

BACA JUGA:Mengenal Ed dan Lorraine Warren, Pasangan Demonolog Hadapi Kekejaman Roh Jahat

Dari video yang beredar luas di media sosial, aliran sungai berubah warna secara merata dan cepat, sehingga memicu kekhawatiran warga akan bahaya limbah yang mungkin mencemari lingkungan.

Kepala Desa Kecomberan Cirebon Mastur Hidayat membenarkan kejadian itu, serta menyampaikan perubahan warna terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung hanya beberapa menit.

“Air Sungai Silayar memang sempat berubah menjadi warna merah. Kejadiannya berlangsung singkat, tapi warnanya sangat pekat dan merata di seluruh aliran,” ujarnya.

Pemerintah desa, kata dia, telah menelusuri aliran sungai untuk mencari sumber perubahan warna tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: